"Minum" Arga meletakkan segelas susu di meja, pas depan Kiara.
Kiara hanya melirik gelas itu tanpa berniat untuk mengambilnya.
CK! Kenapa di rumah harus ada dia dan Arga saja sih? Kenapa orang Tua Kiara tak mengajaknya pergi bersama Ke Pesta Nikahan Rekan Bisnis Papanya.
"Kiara minum" Titah Arga dengan suara menggeram. Dia cukup kesal saat di abaikan oleh Kiara.
"Gak!" Tolak Kiara dengan tegas.
Tau dia kalo itu Susu Hamil, biar saja janin yang ada di dalam perutnya ini kekurangan Nutrisi.
Arga menggeram, Giginya bergemelatuk.
Kiara ingin membahayakan Calon anaknya begitu??
Dengan kesal Arga mengambil gelas susu itu. Ia minum tapi tak di telan, langsung saja Arga menarik Pipi Kiara dan meroker susu yang ada dalam mulutnya ke dalam mulut Kiara.
Kiara membelalakan Matanya terkejut dan tak menyangka saat Arga melakukan cara ini.
"Lepass" Kiara memberontak. Ia lalu mendorong Arga membuat Arga sedikit terhuyung ke belakang.
"Minum sendiri atau pake cara yang tadi?" Ancam Arga menatap Kiara tajam.
Kiara menggelengkan kepalanya. Nggak! Kiara Nggak mau Arga melakukan itu lagi. Cepat-cepat Kiara mengambil gelas susu yang ada di hadapannya dan menenggak susu itu hingga tandas.
Melihat itu Arga tersenyum puas.
"Good Girl" Ujar Arga seraya mengelus kepala Kiara kemudian berlenggang pergi dengan santai.
Kiara menatap Kepergian Arga dengan Tatapan Benci. Mulai sekarang Dia benci dengan Arga!
"Gila" Desis Kiara.
***
Saat ini Kiara tengah menonton acara televisi di ruang keluarga. Gabut-gabut gini biasanya Kiara memilih untuk menonton Tv. Tapi sepertinya hari ini Tak ada acara Televisi yang menarik menurut Kiara.
TING NUNG
"Siapa??" Gumam Kiara saat mendengar suara bel.
Untuk mengecek siapa yang datang Kiara memilih untuk membuka pintu.
Tapi pada Saat Kiara dekat dengan Pintu ia melihat Arga yang juga sama ingin membuka pintu. Arga berada di ujung anak tangga terakhir. Untuk beberapa saat mereka saling tatap satu sama lain, sampai Kiara yang memutuskan kontak mata itu barulah mereka tak Saling tatap Lagi.
Kiara memilih untuk membuka pintu. Sementara Arga menunggu sambil bersedekap dada.
"Haiiii" Sapa Orang itu dengan Ceria.
Kiara menatap Lukas Lempeng.
Iyah.. yang datang bertamu itu Lukas.
Tapi, dalam hati Kiara yang paling dalam ia senang akan kehadiran Lukas disini.
"Elo? Mo ngapain" Tanya Kiara dengan wajah Judesnya.
Lukas cengir kuda.
"Hehehehe.. mau berkunjung And Malmingan ke rumah Calon Bini lah" Ucapnya.
Kiara memutar bola matanya merasa malas.
Sakkarep Lukas sajalaahhh
"Yaudah masuk" Kiara mempersilahkan Lukas masuk dengan Ogah-ogahan.
"Okee" Ucap Lukas, Lukas memasuki rumah Kiara.
"Siapa?" Sebuah pertanyaan itu menyeru Lukas saat Lukas baru beberapa langkah saat menginjak rumah.
Kiara dan Lukas sama-sama menoleh ke orang itu.
Jika Kiara menatap Arga dengan malas, lain halnya dengan Lukas yang menatap Arga dengan tatapan bingung.
KAMU SEDANG MEMBACA
PREGNANT FROM INSEMINATION [END]
RomanceKiara terbangun di sebuah RS secara tiba-tiba dalam keadaan sehat wa'alfiat. Tapi ada yang aneh, Ia merasa ada yang aneh dalam rahimnya tapi Kiara tak tau apa itu. Beberapa bulan berlalu Kiara kembali terbangun di sebuah RS yang sama, tapi kali ini...
![PREGNANT FROM INSEMINATION [END]](https://img.wattpad.com/cover/222278235-64-k502810.jpg)