09 - Rasanya sakit...

1.9K 140 35
                                        

"Kenapa kakak membenci dia?" Tanya Ricis

"Gimana ga benci? Dia udh janji sama gue ga akan saling ninggalin satu sama lain, tapi nyatanya bohong, dia ingkar janji!" ucap Wildan menaikan suaranya

"Seandainya sahabat kakak ini, datang tiba-tiba, apa yang kakak lakuin?" Tanya Ricis

"Ko lo ngomong gtu?" Tanya Wildan mulai curiga

"Kan seandainya kak" kata Ricis seketika ia mulai panik

"Gue ga akan maafin dia" tekad Wildan

Sakit? Itu yg dirasakan Ricis. Mendengar semua perkataan Wildan

"Udah lah lupain, ga penting juga dibahas, makasih ya udh mau denger cerita gue" kata Wildan

"Iya kak" ucap Ricis lalu tersenyum

"Gue mau kesana dlu, lo mau ikut ga?" Tanya Wildan

"Nggk deh kak, aku mau disini aja" ucap Ricis. Wildan hanya mengangguk dan pergi

Seketika Ricis hanya menangis, ia mengingat semua yg dikatakan oleh Wildan

"Knp kak? Knp? Knp kmu benci sama aku hiks...hiks" kini tangisannya tidak bisa ditahan lagi

"Jika saat itu aku ga terburu-buru pasti semua akan baik-baik saja" ucapnya

"Aku sayang sama kmu kak, aku mau kita kaya dlu lagi.. hiks.."

"Kenapa kmu berubah..."

"Hati ini sakit rasanya... hiks...hiks"

"Aku ga boleh nyerah, aku mau kak Wildan kaya dlu lagi, aku ga mau kak Wildan membenci aku" kata Ricis seketika ia mengusap air mata yg mengalir itu
.
.
.
Percepat seminggu kemudian!! Setelah mereka berlibur ke gunung Prau, kini mereka melanjutkan aktivitasnya disekolah

Skip kelas Ricis
Ricis dkk sedang asyik mengobrol pada saat jam kosong, seketika ada yg datang dan menghampiri mereka

"Heh!" Ucap orang itu

"Kak Dania, ada apa?" Tanya Atika

"Lo itu adik kelas belagu banget si!" Ucap Dania menunjuk ke Ricis

"Knp kak? Aku salah apa?" Tanya Ricis

"Lo gausah deket-deket Wildan, Wildan itu cowok gue!" Ujar Dania

"Baru 2 minggu lo sekolah disini, udah buat ulah!. Sekali lagi lo deketin Wildan, habis lo sama gue!" Ucap Dania lalu pergi

"Aku ga ngerti deh, maksudnya apa" kata Ricis

"Aku dnger dari kak Vazo, kak Dania itu dulu mantannya kak Wildan cis" kata Ella

"Sekarang mereka udh putus sih katanya, tpi kak Dania ga mau putus sama kak Wildan, dia masih ngejar-ngejar kak Wildan" lanjut Ella

"Yaallah, aku sama kak Wildan cuma temen biasa, ga ada hubungan apa-apa" ucap Ricis

"Mungkin mereka liatnya kmu itu pacaran sama kak Wildan cis, karena kmu deket banget sama dia" kata Chaca

"Aku deketin kak Wildan karena pengen ubah sifatnya dia, kalian tau kan dia itu sahabat kecil aku? Aku pngen dia kembali seperti dlu" kata rixis

"Yaudh kmu jngn dengerin kak Dania, mungkin dia gatau maksud kmu deketin kak Wildan" ucap Ella

Bel pun berbunyi
"Bel tuh, kantin yuk" ajak Atika

Kini mereka semua ke kantin, seperti biasa, Ricis dkk selalu berbarengan dengan Wildan dkk

"Tdi Dania ke kelas kalian ya?" Tanya Vazo

"Iya kak" jawab Ella

"Ngapain dia?" Tanya Vazo

"Dia marah-marah kak sama Ricis, dia nyuruh Ricis untuk ngejauhin kak Wildan" ucap Chaca terang-terangan

"Ga ada kapoknya itu si Dania" kata Andre

"Terus lo diapain sama dia?" Tanya Wildan kpda Ricis

"Ga di apa-apain ko kak" jawab Ricis

"Klo dia berbuat apa-apa sama lo, bilang ke kita cis" ucap Derry

"Emng klo boleh tau kak Wildan knp putus sama kak Dania?" Tanya Atika

"Dania itu selingkuh dibelakang Wildan, tpi dia gamau ngaku, padahal kita liat dengan jelas klo dia itu jalan sama cowok lain, mesra-mesraan" jelas Vazo

"Disitu Wildan langsung putusin dia. Dan setiap ada cewek disekolah ini yg deketin Wildan, pasti Dania yg maju" lanjut Vazo

"Udah ah gausah dibahas!" Ucap Wildan emosi

Melihat Wildan marah semua hanya terdiam
.
.
.
Percepat pulang sekolah!
"Cis bawa mobil?" Tanya Wildan

"Ga kak, tdi aku dianterin" kata Ricis

"Yaudh lo gue anterin aja" kata Wildan

"Ga usah kak gpp" kata Ricis

"Lo takut sama Dania? Tkut dia marah sama lo?" Tanya Wildan. Ricis hanya menundukkan kepalanya

"Klo dia ngelabrak lo lgi, gue yg bakal maju" tekad Wildan

Teman-teman yg lain dah pulang ya👌

"Ayo" ajak Wildan. Ricis pun menuruti

Next?
Vote & Coment!!!

Jodohku Sahabatku (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang