25 - Diculik

1.1K 145 22
                                        

"Maaf nunggu lama" ucap Ricis diluar gerbang rumahnya

"Iya gpp, baru datang ko aku" ucap seseorang yg menjemput Ricis tak lain adalah Wildan

Ricis tersenyum dan masuk ke mobil Wildan

Kini mereka sudah sampai disekolah

Dan bel pun berbunyi langsung saja, Ricis dan Wildan kembali ke kelasnya masing-masing.

Skip istirahat!

"Ayo cis ke kantin" ajak Ella

"Kalian dluan aja aku mau ke toilet dlu" ucap Ricis. Ketiga mengangguk

Ella, Chacha dan Atika ke kantin, sedangkan Ricis ke toilet

Dan ditoilet...
.
"Hai ges" ucap Ella

"Ricis mana?" Tanya Wildan

"Ke toilet dlu katanya" jawab Atika Wildan hanya ber "oh"

20 menit kemudian...

"Mana si Ricis di toilet lama banget" ucap Wildan geram

"Ga tau nih ga kayak biasanya" sambung Vazo

"Ada yg ga beres, gue mau susul Ricis" ucap Wildan pergi

Wildan melihat-lihat sekeliling toilet tapi tidak menemukan kekasih tercintanya itu. Dia juga sudah mencari di setiap koridor sekolah tapi tetap tidak menemukannya.

"Arghhh Ricis kmu kemana sih" geram Wildan sembari sambil menelpon Ricis tapi tidak ada jawaban dari sana

"Salsha, gue curiga sama dia" gumam Wildan

"Salsha mana?" Tanya Wildan setelah masuk ke kelas Ricis

"Gatau kak, kita ga liat" jawab siswi itu

"Arghhh Salsha awas lo klo ketemu" gumam Wildan kesal

"Dan, Ricis blm ketemu juga?" Tanya Derry yg tiba-tiba datang. Wildan hanya menggelengkan kepalanya

"Gue curiga ama Salsha" keluar dari mulut Wildan yg membuat semuanya melongo

"Ko dia?" Tanya Vazo

"Masalahnya dia juga ga ada" jawab Wildan

"Gue dah cari di setiap koridor sekolah, ga nemuin mereka" lanjut Wildan

"Yaudh gini aja, ini kan sebentar lagi bel pulang, mending kita masuk dlu, nnti kita cari mereka bareng-bareng" ucap Derry. Membuat semuanya mengangguk, Wildan pun pasrah.

Disisi lain...

Disebuah tempat, ada wanita yg sedang duduk di kursi dengan tangan dan kakinya yg diikat, dan juga mulut beserta matanya ditutup oleh sebuah kain, siapa dia?

Dia terus memberontak, berteriak walaupun mulutnya ditutup

Prok... Prok...

"Eh udah sadar dari pingsan ya,, Ricis" ucap seseorang yg baru datang. Ya, yg disekap itu adalah Ricis

"Salsha" batin Ricis

"Lo kenal gue kan, pasti lo tau suara gue kan" ucap Salsha

"Gue akan ngelakuin segala cara buat Wildan suka sama gue, termasuk lenyapin lo dari dunia ini!" Lanjut Salsha

"Ga akan bisa" batin Ricis

"Lo nikmatin aja dlu tempat ini, sebentar lgi juga lo akan hilang dari dunia"

"Oh iya gue bakal buka mulut sama mata lo itu"

Salsha pun membuka penutup mulut dan penutup mata Ricis

Jodohku Sahabatku (END)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang