"kamu jadi daftar kuliah ditempatnya
zidan?,"
Azika menghentikan aktifitas ngemilnya,lalu menjawab pertanyaan fauzi dengan anggukan.
"Sekolah ngadain perpisahan?,"
Azika menoleh kearah lain,kearah fauzan,"iya,"jawabnya
"Kapan?,"
"Minggu depan,"
"Nanti berangkatnya sama abang,"
Azika mengetuk ngetukan jarinya didagu miliknya,lalu berucap
"boleh,tapi abang jangan ikut masuk ya,nanti abang malah godain cewek-cewek yang ada disana,"
Fauzi tertawa,disusul azika yang ikut tertawa,fauzan berdecak sebal,lalu pergi kekamarnya.
Kini hanya ada fauzi dan azika yang ada diruang keluarga,azika tampak kembali fokus menonton tv sambil memakan cemilannya.
"Dek?,"
"Kenapa bang?,"
Azika tak menoleh sedikitpun kearah fauzi.
"Abang mau nanya,kamu masih kabar-kabaran gak sama rendra?,"
Azika diam seribu bahasa,ia mencoba untuk tenang,ia berdehem kecil,lalu menoleh kearah fauzi.
"Udah hampir setahun si gak kontek-kontekan,"
Fauzi tersenyum,lalu membelai rambut azika yang terbalut jilbab dengan sayang.
"Abang tau,ada yang ngeganjel dihati kamu kan?,"
Azika menatap mata fauzi lekat,ia sudah tau siapa fauzi,fauzi selalu tau apa yang ia rasakan.
"Bang,"
"Udah jangan dipikirin,"
*****
Hari ini adalah hari dimana rendra,thariq dan rizam akan pindah gedung,mereka sudah lulus di masa sma jadi mereka harus berpindah gedung,walaupun masih dalam daerah pondok pesantren yang sama.
Mereka disibukan dengan pekerjaan mereka masing-masing,rendra yang tengah mengemasi barang-barangnya ke dalam tas,thariq yang sedang menata beberapa kitab yang akan ia bawa juga,dan sedangkan rizam yang masih asyik rebahan diatas kasur.
"Zam?,"
"Hm,"
Rendra berdecak sebal,lalu menghampiri rizam dan menarik kaki rizam untuk turun.
"Beresin barang-barangmu dulu,"
Rizam berdecak,ia malah membalik badan dan memeluk erat gulingnya.
Redra beralih kepada thariq,"riq,temenmu ini loh,"
Thariq acuh,ia malah terus menerus menata kitab-kitab miliknya,"temen kamu juga,"jawabnya.
Rendra mengembuskan nafasnya pelan,"udah biarin aja,nanti juga kalo udah mepet dia baru beres-beres kok,"
Rendra berdehem kecil,lalu melanjutkan kegiatanya menata barang-barangnya kedalam tas miliknya.
*****
"Kalian berdua emang tega banget sama gue,"
Rendra dan thariq saling tatap,mereka fikir apa mereka salah?dirasa tidak.
"Lah,emangnya salah kita apa?,"tanya thariq.
"Lo berdua udah ninggalin gue diwisma sendirian,gue belum beberes lagi,untung aja gak ditinggal sama rombongan,"
Rendra dan thariq terkekeh geli,"makanya jangan tidur mulu,"ujar rendra.
Rizam berdecak,lalu mengedarkan pandangannya kearah lapangan yang terlihat sangat ramai dipenuhi para santri dan santriwati yang akan berpindah gedung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Freindzone
RandomSahabat jadi cinta?mungkin itu yang terjadi. Namun dengan seiring datangnya sebuah masalah dan ketidak jujuran diantara mereka apakah bisa membuat mereka bertahan dngn memendam perasaan mereka masing-masing? ...
