"congrats bro!"ucap kelvin.dengan melakukan tos dan diakhiri membenturkan pundak miliknya dan milik rendra.
Ucapan itu terucap dari bibir kelvin karna seorang rendra berhasil melalui seleksi seleksi osis yang ia jalani beberapa kali,dan akhirnya ia dapat menjadi anggota osis,tapi impiannya belum sepenuhnya tercapai,ia ingin menggantikan zidan sebagai ketua osis,jika bukan untuk azika siapa lagi?
Jadi mungkin dia akan mengikuti pendaftaran calon ketua osis.
Rendra tersenyum cerah,perjuangannya selama ini tak sia-sia,walaupun kurang satu langkah lagi.
"Gue kira lo ga bakalan keterima jadi anggota osis,itukan seleksinya ada ratusan orang yang ikut,dan yang keterima juga cuma sebagian dari itu"kata gabriel.
"Dan gue jadi salah satu dari sebagian orang itu"ucapnya bangga.
"Idih!ga usah sok dulu!tujuan lo ngikut osis kan buat jadi ketos,dan lo harus ikut daftar dan.yaa...seleksi lagi"ucap gabriel lagi.
"Sebenernya lo itu kesambet apasi?ko bisa ngikut osis,heran"kelvin membuka suara.
Rendra terkekeh,lalu menepuk pundak kelvin,dan setelahnya rendra hanya tersenyum sambil memandang kearah lain.sedangkan kelvin dan gabriel hanya dapat mengangga.rendra itu aneh.sangat aneh,pikir mereka.
*****
Pulang sekolah.
"Nad"
"Hm"
"Em..nanti jalan yuk?kemana kek terserah"
"Ga ah,mager"
Bibir azika mengerucut,nadiya semakin hari semakin menjauh darinya.azika pun semakin gencar untuk membuat nadiya kembali padanya,namun?itu tak semudah yang dibayangkan,malah berbanding terbalik,nadiya malah terus menjauh darinya.
"Nad"
Kini azika serius,ia memandang lekat nadiya yang teramat fokus dengan bukunya,azika menggenggam tangan nadiya erat,membuat sang empu yang digenggam menatap azika bingung.
"Apasi zi"
Nadiya melepas genggamanya.dan kembali terfokus pada bukunya.
"Gue jahat ya nad"ucap azika.ia memandang kearah depan dengan mata yang mulai berkaca kaca
"Gue jahat banget jadi orang emang"
Nadiya mulai jengah,menutup bukunya lalu meletakkanya dimeja,dan mulai fokus kepada azika.
"Lo ngomong apasi zi"
"Lo boleh maki-maki gue nad,lo boleh benci sama gue,lo boleh nyari sahabat baru yang bisa ngrtiin lo,gue itu bukan orang baik,gue ga pantes punya sahabat sebalik lo,lo itu terlalu baik buat gue,apasi baiknya gue?gue ga pernah ngrtiin perasaan lo!gue itu ga pernah bisa jadi sahabat lo yang baik,gue itu bodoh,bodoh,bodoh!"ucap azika.dengan memukul kepalanya sendiri
"Maksud lo apa zi?!"bentak nadiya.ia menahan tangan azika untuk berhenti memukuli dirinya sendiri.
Azika berhenti,namun ia masih menangis,ditatapnya mata nadiya dengan dalam,mulutnya terasa kelu untuk berkata,namun kata yang teramat menyakiti dirinya sendiri keluar begitu saja.
"Lo suka kan sama kak zidan?"
Degg!!
Nadiya melepaskan tanganya dari tangan azika,ia menelan savilanya,dan mengarahkan pandanganya kearah lain,sambil menahan air matanya yang terlihat ingin turun.
"Lo sukakan sama kak zidan?!"ucap azika penuh penekanan
Nadiya membisu,ia berbalik,menatap azika tanpa berkedip,walau air matanya jatuh tak sekalipun nadiya menutup matanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Freindzone
DiversosSahabat jadi cinta?mungkin itu yang terjadi. Namun dengan seiring datangnya sebuah masalah dan ketidak jujuran diantara mereka apakah bisa membuat mereka bertahan dngn memendam perasaan mereka masing-masing? ...
