"Rendra!"
Rendra menengok,ia melihat seorang gadis berlari kearahnya,ia sedikit mengerutkan dahi,ia tak kenal orang itu
"Lo rendra?"tanyanya dengan sedikit ngos ngosan.kini orang itu sudah berada didepan rendra
Rendra semakin bingung dibuatnya,sebenarnya dia siapa?
"Kenalin gue nindy!"ucapnya.sambil mengulurkan tangan miliknya
Rendra menerima uluran tangan itu
"Gue rendra"
"Udah tau"Rendra berdecak
"Lo pacarnya azika?"tanya nindy
Rendra sedikit bingung.kenapa dia bertanya hal itu?
"Bukan,kita cuma temen"sangkal rendra.
"Ck!ga usah munafik lo!lo suka kan sama si azika itu?"
Deg
Rendra membeku,menatap lurus kedepan dengan tatapan kosong,ia sedikit menepis rasa itu,ia sedikit gengsi untuk bisa mengatakan hal itu
"Hello!" Nindy mengibas ngibaskan tanganya didepan wajah rendra.
"Eh?"
"Lo suka kan sama si azika?"tanya nindy lagi.
"Ga usah sok tau jadi orang!"sentaknya.dengan menunjuk wajah nindy menggunakan jari telunjuknya
"Berani juga lo"Nindy tersenyum miring
Rendra memutar bola matanya jengah lalu berbalik arah untuk pergi.
Namun tangannya terlebih dahulu dicekal erat oleh nindy
"Ck!apa lagi?"tanya rendra sembari berdecak sebal
"Mana hp lo?"
"Buat apa?"
"Ck!mana cepetan!"
Rendra menatap nindy datar,lalu mengambil benda pipih yang disebut ponsel itu didalam kantung celana abu-abunya
Nindy geram,ia langsung merampas benda itu dari tangan rendra.
Ponsel milik rendra memang tidak terkunci,jadi nindy mudah untuk membukanya,dan terlihat nindy sedang mengetik sesuatu disitu
"Nih"katanya.sambil menyodorkan benda itu
Rendra menerimanya,selepas itu ia menatap nindy bingung
"Kita bisa kerjasama,dan lo bisa hubungin gue kapanpun"
Rendra mengerutkan dahi
"Kerjasama?"Rendra membeo
"Iya kerjasama!biar lo bisa dapetin si azika dan gue bisa dapetin zidan"
Skip
Fikiranya masih terngiang ngiang soal tadi,tentang nindy,ia fikir nindy sebegitu jahat,ia mana mungkin mau bekerjasama denganya,gadis berparas cantik namun berhati iblis
Rendra berdecak,menggulingkan tubuhnya kekanan dan kekiri diatas kasurnya,ia sendiri dirumah,ayahnya pergi kekantor dan bundanya pergi arisan
Mungkin sekilas keluarganya terlihat normal dan mungkin orang beranggapan mereka keluarga yang harmonis,tapi nyatanya itu salah,mereka tak tau yang sebenarnya
Soal ayahnya yang akan menikah lagi rendra mengalah,ia sedikit ingin menghalangi namun ia tak tau caranya.
Malam nanti malam minggu,rendra bingung,kemana ia akan pergi malam ini?
Ia sudah kapok pergi ke club malam,azika memarahinya ketika dulu pergi ke club malam ketika ayah dan bundanya bertengkar,azika tau,azika tau dari si kelvin,kelvin keceplosan mengatakan hal itu ketika mereka sedang bercanda ria
KAMU SEDANG MEMBACA
Freindzone
AcakSahabat jadi cinta?mungkin itu yang terjadi. Namun dengan seiring datangnya sebuah masalah dan ketidak jujuran diantara mereka apakah bisa membuat mereka bertahan dngn memendam perasaan mereka masing-masing? ...
