21. Kakak Sepupu Alena : Kakak Revin

7.9K 170 0
                                        

Halo, selamat malam gaiss. Jangan lupa makan malam ya gaiss, jangan lupa juga jaga kesehatan.

Part ini 3000 kata lebih, khusus buat kalian nih.

Jangan lupa vote dan komen yaww.

Happy Reading

***

Liburan akhirnya tiba—momen yang paling dinanti para mahasiswa. Setelah berbulan-bulan bergelut dengan tugas, ujian, dan jadwal yang padat, kini mereka bisa bernapas lega. Selama dua bulan penuh, dunia perkuliahan seolah terhenti, memberi ruang untuk bersantai, bepergian, atau sekadar rebahan di rumah.

Di hari pertama liburan, Alena resmi menyandang status pengangguran musiman. Ia masih bergumul dengan selimut tebal di atas kasurnya, enggan beranjak sejak pagi tadi. Namun bukan karena malas semata—sejak ia membuka mata, ada rasa tidak nyaman yang menyelinap di perutnya. Sakitnya datang dan pergi, menusuk perlahan, membuatnya meringis kecil tanpa tahu pasti apa penyebabnya.

cowok nyebelin

perut aku sakittt

rasanya gaenakk bangett

kenapa sayangg

lagi datang bulann?

enggaa

gatauu tiba-tiba sakittt

karena makan seblak kemarinn?

engga kokk

biasanyaa nggak gini tauu

iya itu pasti karena seblak kemarinn

sayangg ngasii bubuk cabenya kebanyakannn

---

Dret!

Suara panggilan video berdentang di layar ponsel. Dengan cepat, Alena menggeser tombol hijau ke atas dan wajahnya yang sedikit pucat muncul di layar.

"Perut aku sakittt," rengeknya manja, menatap layar seolah Arka bisa langsung mengusap perutnya dari seberang.

"Udah minum obat belum?" tanya Arka, wajahnya tampak khawatir.

"Belum... aku nggak suka minum obat," jawab Alena sambil meringis.

"Sakitnya dari kapan?"

"Dari pagi. Tiba-tiba aja perut aku sakit banget," keluhnya lagi.

"Kamu sih... kemarin kebanyakan kasih bumbu cabenya," goda Arka sambil menyeringai jahil.

"Ish! Enggak kok. Biasanya juga aku makan segitu aman-aman aja," Alena membela diri, tapi wajahnya tetap muram.

"Ya mungkin karena kamu beberapa hari ini jarang makan gara-gara stres sama tugas. Terus tiba-tiba makan seblak pedes, lambungnya kaget," jelas Arka dengan nada lembut namun tegas.

"Perut aku bener-bener sakit, Ka..." suara Alena melemah.

"Coba dikompres air hangat dulu, Sayang. Biasanya lumayan ngebantu," saran Arka, tak tahan melihat pacarnya kesakitan.

 Alena & Arka [Terbit, bisa dibeli di shopee]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang