SI HUMORIS bukan hanya tentang tawa dan canda, tetapi juga tentang persahabatan yang erat dan saling mendukung. Mereka saling menguatkan saat sedih, saling menghibur saat terpuruk, dan selalu ada untuk satu sama lain dalam suka dan duka.
Kisah merek...
Hari ini adalah ulang tahun Adel, yang sangat dinantikannya. Namun, kekecewaan menghinggapi hatinya ketika Kella dan Andi tidak mengingat hari istimewanya. Meskipun mereka mengucapkan selamat Idul Fitri dengan ceria, Adel merasa jengkel dan sedikit sedih karena hari ulang tahunnya terlupakan dalam suasana perayaan.
Sementara Kella dan Andi lupa, Sahil ternyata ingat dengan ulang tahun Adel. Pada pukul 00.14 dini hari, Sahil mengirim pesan singkat yang sederhana namun penuh perhatian.
Adel terjaga dari tidurnya ketika ponselnya berbunyi. Ia membuka pesan dan membaca ucapan selamat ulang tahun dari Sahil. "Hah, yakin nih Sahil?" Adel bergumam sambil memeriksa nama kontak di ponselnya untuk memastikan. Matanya terbuka lebar karena terkejut dan tidak percaya. Ia merasa senang dan lega, senyum tipis mengembang di bibirnya. "Wah, Sahil ingat juga," pikirnya dengan penuh rasa syukur.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Adel terbangun sepenuhnya setelah membaca pesan dari Sahil. "Oh iya, bener Sahil," gumamnya sambil mengernyit, mencoba mengingat bagaimana Sahil bisa tahu tentang ulang tahunnya. "Tapi kok tahu? Jangan-jangan dari notifikasi Facebook lagi," keluhnya, menggerutu pada dirinya sendiri. "Padahal mau aku palsuin, tapi gagal karena sinyal."
Ia lalu memutuskan untuk membalas pesan Sahil, tetapi sebelum itu, ia harus menyelesaikan chat yang menumpuk. Pertama, ia membalas pesan Andi yang sejak kemarin protes karena grup WhatsApp di-mode admin. "Kenapa sih grupnya di-mode admin terus?" protes Andi.
Adel merasa sedikit kesal karena Kella adalah admin grup juga, dan Andi sebenarnya marah pada Kella yang telah memblokir nomornya, tapi protesnya malah tertuju pada Adel. "Kella yang kunci, bukan aku," pikir Adel, sambil mengetik balasan dengan sabar.
Setelah menyelesaikan chat dengan Andi, Adel akhirnya membalas pesan Sahil. "Makasih," tulisnya dengan penuh rasa terima kasih, sambil tersenyum puas karena satu masalah akhirnya terselesaikan.