"kita itu bagaikan pesawat. aku pilot, kamu pramugari nya" -- Samuel Cipta Herma
sebuah kisah tentang Lyodra Margaretha Pratama yang dipertemukan dengan Samuel Cipta Herma
rank 1 #samuellyodra
rank 1 #keisyanuca
[28 Mei 2020]
rank 3 #lyodra
[4 Juni...
pagi kali ini sangat sejuk, membuat semua orang malas untuk melakukan aktivitas. tapi tidak dengan Lyodra yang sudah rapi dengan mengenakan kaos berwarna putih, celana jeans juga sepatu kets hitam pemberian orang tuanya saat itu dan tak lupa jaket sebagai pelindung dirinya agar tidak kedinginan.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"mau kemana sih pagi-pagi gini?" tanya Permata melihat anak gadis nya yang sudah rapi pagi ini
"mau ke toko buku ma, ada novel yang mau aku beli"
Permata tersenyum, "diantar nuca?"
Lyodra menggeleng.
"oh yasudah, hati-hati ya sayang" "siap ma" ucap Lyodra dengan gaya hormat
✈️
"samuel, tolong check toko kue bunda ya"
Samuel yang sedang berkutik pada laptop pun menoleh, "sekarang bun?"
Nadin berdecak, "ck! tahun depan"
"oh yaudah" ucap Samuel tanpa dosa dan langsung menghadap laptop kembali
Nadin pun terlihat cukup kesal---- sangat kesal lebih tepatnya melihat anak bujang nya tampak susah mengerti.
Samuel yang merasa Nadin masih berada di dekatnya pun akhirnya membuka suara, "kok masih disini sih bun? samuel mau ngerjain laporan osis nih kan sebentar lagi lengser"
"punya anak bujang kayak punya anak bayi yang susah ngerti"
Samuel menggaruk tengkuknya yang tak gatal, "maksud bunda apa sih?"
"ya sekarang lah" "sekarang apa bun?" "ke toko kue nya" "yah, kalo sekarang samuel gak bisa. gimana kalau kak abe aja?"
Mirabeth yang mendengar namanya disebut pun menanggapi, "gaaaak, gue mau ngerjain skripsi!" teriak Mirabeth dari ruang keluarga
"kak abeeee, gue ada laporan osis sebentar lagi lengser nih. tolongin gue bentar dong" rengek Samuel
Mirabeth pun menghampiri Samuel, "lo kan ketua osis, harusnya bisa minta tolong sama wakil sebentar. skripsi lebih penting daripada laporan osis lo ya, yang ada nanti gue gak lulus gara-gara lo"
"ck! yaudah bun samuel kesana ya" pamitnya sambil menunjukkan ekspresi cemberut nya
"kalau disuruh orang tua harus ikhlas, nanti kenapa-napa dijalan, gimana?"