Air mata

598 67 16
                                        

vommentnya boleh ya :) biar semangat ngetik lagi ...

mulmetnya di puter ya...

_________________________________________________________

Summary :

"mereka bahagia dengan dunia mereka yang sekarang, Taehyung dengan yerin sedangkan Jungkook dengan Eunbi"

Jeon mira tersenyum bahagia memeluk lengan kekar milik suaminya.

.

.

Eunha tersenyum bahagia menatap pantulan dirinya di cermin, ia memperhatikan perutnya yang semakin membuncit, 3 bulan yang lalu Eunha melakukan tes kehamilan tanpa sepengetahuan Jungkook dan keluarga Jeon.

Ia heran mengapa Sinb tidak bisa di hubungi sejak 3 bulan yang lalu, sejak saat itu juga Eunha merasa khawatir akan keadaan Sinb.
Beberapa kali orang tua Sinb menelpon, Eunha selalu menjawab dan hebatnya kedua orang tua Sinb tidak mengenali suara anaknya sendiri di telpon. Yah, karena keduanya terlalu sibuk hingga Sinb jadi terabaikan dan pertumbuhan Sinb juga lebih banyak di bantu oleh baby sitter yeoja cantik itu.

Kini usia kandungan Eunha sudah menginjak 3 bulan, iya tak menyangka akan mengandung anak dari Jeon Jungkook, berkali-kali Eunha ingin sekali memberitahukan kabar gembira ini pada Jungkook. Namun ia harus menahanya karena ia takut... hari dimana semua drama yang ia dan Sinb lakukan akan terbongkar dan ia harus pergi meninggalkan Jungkook...

Membayangkanya saja membuat Eunha selalu menitikan air mata, ia hanya berharap dari tabungan yang berada di rekeningnya, uang bulananya dari Jungkook. Eunha sengaja tidak memakai uang bulanan dari Jungkook sejak awal menikah... untuk berjaga-jaga.

"bagaimana jika keluarga Jeon tau aku mengandung anak Jungkook, saat semuanya sudah terbongkar... apa kah anaku akan tetap di akui atau justru di ambil oleh mereka..." ucap Eunha khawatir.

Eunha menghela nafas perlahan, hidupnya sungguh sangat memprihatinkan... sekarang ia harus pergi ke butik seseorang untuk membeli hadiah. "eomma Jeon berulang tahun besok, aku akan membelikan sesuatu yang bagus di butik itu"

Eunha memakai jaket kebesaran untuk menutupi perutnya.
Lalu pergi ke luar kamar.

.

.

Eunha baru saja ingin menaiki bus untuk pergi ke butik namun seorang penjaga menghentikanya, "nyonya maaf, anda ingin pergi kemana?" ucap penjaga bernametag sungwoon tersebut.
Eunha menatap Sungwoon sedikit terkejut, "ah aku mau membeli makanan ringan di depan jalan raya"
jelas Eunha lembut.

Sungwoon menatap Eunha ragu, "maaf nyonya anda tidak bisa keluar tanpa memakai mobil" ucap sungwoon. Eunha memohon pada Sungwoon yang sekarang justru panik. Jika ketahuan oleh Jeon jungkook bisa habis dia karena membiarkan Istri dari mejikanya itu berjongkok memohon padanya.
"nyonya astaga, bangunlah" ucap Sungwoon ketakutan.

"biarkan aku keluar dulu, atau aku akan terus seperti ini" ucap eunha mempoutkan bibirnya.
akhirnya sungwoon menyerah membiarkan Eunha keluar dari mansion tanpa mobil.

.

.

Eunha sangat bahagia bisa keluar tanpa harus menggunakan mobil dan supir yang terus mengawasinya. Saat sampai di pemberhentian bus Eunha merasa lelah dan perutnya sedikit sakit. Ia berjalan cukup jauh..

"huftt lelahnya" ucap Eunha mengibas ngibas tanganya. Ia menunggu bus datang, saat sedang menunggu bus tak sengaja Eunha melihat mobil Taehyung melaju, ia langsung menyembunyikan wajahnya dan tersenyum saat mobil Taehyung sudah mulai menjauh.

(Love bond) IKATAN CINTA (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang