Tentang Haechan dan Seungmin yang diganggu oleh sosok madam. Hingga suatu hari mereka mendapatkan bantuan dari Yeji, teman sekelas Haechan untuk menghentikan semua gangguan ini.
Seungmin tak henti-hentinya berlari meskipun dia tahu kalau tenaganya sudah habis. Di belakang masih ada Madam mengejar dan berteriak agar mengembalikan buku diary di tangannya. Karena Seungmin gak mau, makanya dia terus menjaga dan membawa buku itu agar tidak diambil Madam.
Sampai akhirnya, ia melewati ruang penuh dengan sel penjara yang gelap. Lebih gelap ketimbang tadi. Membuat matanya lemah karena tidak bisa melihat apapun di sana.
BRUKKK
Dan akhirnya kejadian paling Seungmin takuti terjadi. Ia terjatuh karena tersandung batu, membuat lututnya agak lecet dan agak kesusahan berdiri.
"I found you..."
Seungmin melototkan matanya dengan tenggorakan yang sudah kering melihat kaki Madam di depannya.
Madam yang kelihatan murka, langsung mengangkat tubuh Seungmin dan membantingnya hingga mengenai salah satu pagar sel.
Berkali-kali Seungmin menjerit ketakutan, siapa tahu kalau Yeji dan Haechan mendengarnya. Karena harapan dia satu-satunya hanyalah mereka berdua.
"Tolong..." suara Seungmin makin parau ketika Madam mencekiknya dan berusaha mengambil buku di tangannya. Tetapi ia tidak mau memberikan karena tahu motif jahat Madam setelah ini.
PRANGGG
Madam langsung melepaskan cekikannya ketika melihat besi di lempar. Di sana ia melihat Haechan sudah menampilkan ekspresi paling tengil yang membuat Seungmin ingin sekali menonjoknya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Madam, kau mencariku kan? Targetmu bukan dia, tapi aku..."
Madam yang geram karena diejek, langsung melepaskan Seungmin dan mulai mengejar Haechan. Namun, tidak semudah itu.
BRAKKK
PRANGGG
Yeji yang melihat Haechan berhasil memancing Madam, langsung keluar dari tempat persembunyian dan menghajar perempuan bukan hantu, bukan manusia itu.
Tidak hanya Yeji saja, tapi Haechan juga turut membantu hingga membuat Madam pingsan. Setelah selesai, mereka berdua langsung menemui Seungmin yang masih terduduk lemas.
"Yo, mapren!"
Haechan langsung menepuk pipi Seungmin gemas kemudian membantunya berdiri.
"Min, buku apa tuh?" ujar Yeji ketika salfok ke buku yang dibawa Seungmin.
"Gak tau, tapi nih buku ajaib banget." Yeji dan Haechan saling bertatapan dengan raut wajah bingung maksud Seungmin.
"Cerita di tempat lain aja, jangan di sini." Baik Yeji dan Haechan mengangguk setuju kemudian mengikuti arah pergi Seungmin.
Sampai ketika di tengah perjalanan, Yeji merasakan kepalanya pusing karena tidak sengaja menyentuh buku diary itu.
"YEJI!" Seungmin panik ketika Yeji tiba-tiba ambruk dan suhu tubuhnya sangat panas.
Sedangkan Yeji di tengah pusingnya, ia mendapatkan sebuah penglihatan karena buku itu.
***
[A/N] Sebenarnya tokoh Madam ini penggambarannya sama kayak tokoh nenek-nenek di game granny. Jadi dia bisa pingsan, atau berpindah tempat sesuai hati.
Aku takutnya kalian bingung kok bisa Madam ini pingsan gara-gara habis digebuk pake besi hehehe ✌️