13. Tuli

2.3K 521 55
                                        

Yeji, Seungmin, dan Haechan terkejut ketika mendengar suara tertawa Madam di belakang. Mereka bertiga bingung, kenapa makhluk itu masih hidup padahal bukunya sudah dibakar.

"Woy, itu si nenek masih hidup juga." Haechan panik ketika dirinya mendengar langkah kaki Madam makin mendekat. 

Sampai akhirnya, Seungmin mendapat sebuah ide dan memberi isyarat untuk bersembunyi. Ketiga anak itu langsung menuju belakang dinding, dengan Haechan sebagai pengintip.

Hingga akhirnya, Madam sudah berada dekat dengan mereka. Haechan yang berada di depan sendiri sudah takut tak karuan dan ingin sekali pindah ke belakang.

"waar zijn jullie snotapen? (Di mana kalian anak nakal?)"

Mereka bertiga langsung merinding ketakutan mendengar suara Madam yang sudah ada di balik dinding tempat persembunyian.

BUK

Yeji tiba-tiba menjitak kepala Haechan yang tidak sengaja menginjak kakinya. Karena membuat keributan kecil yang mampu menarik perhatian Madam, Seungmin langsung menengahi pertengkaran keduanya dan menyuruh untuk diam. Namun tiba-tiba, Seungmin merasakan adanya kejanggalan dari pergerakan Madam.

Ketika Haechan dan Yeji ribut, Madam masih setia di tempatnya kemudian menengok ke kiri dan kanan mencari mereka.

Satu lagi, Madam masih lanjut berjalan seolah-olah tidak mendengar suara berisik apapun. Karena masih penasaran, Seungmin memulai percobaan berteriak sedikit kencang.

"HAECHAN KALO MAKAN MASIH DISUAPIN!"

"APA-APAAN SIH LO!?"

Yeji mendelik mendengar teriakan spontan Seungmin. Gadis itu langsung panik dan mengintip pergerakan Madam kembali.

Bukannya ngeri, Yeji justru terkejut melihat pergerakan Madam yang seperti tidak tahu atau lebih tepatnya tidak dengar dengan pertengkaran kecil mereka bertiga.

"Madam tuli?" tanya Haechan bingung ketika melihat Yeji dan Seungmin saling tersenyum satu sama lain seperti sedang menyembunyikan sesuatu.

"Hooh. Dia cuma bisa lihat, tapi gak bisa dengar. Artinya kesempatan kita buat kabur delapan puluh persen," ujar Seungmin mantap sambil melempar vas bunga ke arah Madam.

PRANGGG

"SEUNGMIN!"

Yeji dan Haechan berniat ingin menggebuk Seungmin saat itu juga sebelum akhirnya laki-laki tersebut memberi isyarat untuk menengok pergerakan musuh.

Namun bukannya santai, mereka bertiga justru panik ketika Madam mengejar dari belakang.

Rupanya, salah satu pecahan vas bunga yang dilempar Seungmin mengenai pergelangan kaki Madam hingga berdarah. Membuat nenek bukan hantu bukan manusia itu langsung ngamuk dan mengejar mereka bertiga.

"SEUNGMIN, LO ANAK IPA TAPI BEGO BANGET SIH!?" Teriak Yeji dan Haechan kesal sambil bergantian menjitak Seungmin.

Mereka bertiga akhirnya memilih untuk bersembunyi di dalam sebuah kamar. Haechan langsung mengganjal pintu menggunakan laci kecil dan langsung menyuruh diam.

Sampai tiba-tiba...

"Kalian siapa!?"

***

Madam ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang