🌠05

291 85 17
                                        

Jangan lupa vote & coment.

"Pagi pacar, aku lama ya?" tanya Kenzo yang sudah menghentikan motor nya di depan rumah Stella yang kini sudah ada Stella menunggu nya sedari tadi.

"Enggak lama-lama amat sih, langsung jalan yuk." kata Stella.

"Mommy mana? Daddy udah pergi kerja? Aku pamit dulu deh." tanya Kenzo.

"Jalan aja langsung, Mommy sama Daddy lagi di luar kota, enggak di rumah." jawab Stella.

"Kamu sendiri di rumah?" tanya.

"Enggak, sama Bibi Rara berdua." jawab Stella.

"Mommy sama Daddy kapan pergi nya?" tanya Kenzo lagi dan lagi.

"Tadi pagi subuh, ada perlu katanya" jawab Stella.

"Ehh, ini 'aku kamu-an' ceritanya?" tanya Stella.

"Iya, aku rasa terlalu kasar kata 'lo-gue' kalau sama kamu. Lagian kita udah pacaran, enggak masalah kan?" tanya Kenzo.

"Hmm"

"Ini helm nya, dipakai dulu." ucap Kenzo.

Stella memakai helm tersebut lalu menaiki motor Kenzo.

"Ayok, jalan." ujar Stella memegang bahu Kenzo.

"Bukan disini lagi tapi disini," kata Kenzo memindahi tangan Stella yang ada di bahu nya ke pinggang nya.

Stella menggigit bibir bawah nya. Jantung gue kenapa? Batin Stella.

"Nah gini, pokok nya kalau aku bonceng kamu harus gini ya." kata Kenzo lagi.

"Hemm, emm iya." kata Stella gugup.

Kenzo menyalakan motor nya, menjalankan nya menuju sekolah mereka.

Sesampai di parkiran sekolah, semua mata memandang Kenzo dan Stella. Stella turun dari motor Kenzo dan membuka helm nya, begitu juga dengan Kenzo.

"Nih." kata Stella menyodor kan helm nya kepada Kenzo. Kenzo meletakkan nya di motor miliknya.

"Liat-liat!"

"Mereka beneran pacaran?"

"Kak Kenzo benar udah pacaran?"

"Cocok banget yaampun!"

"Cantik ya kak Stella!"

"Couple goals gue tuh!"

"Cantik bener Stella!"

"Aku mau juga dong gitu!"

"Cabe dari mana tu?!"

"Cocok benar ya mereka!"

"Kenzo gue direbut woi!"

"Siapa sih itu cewek?!"

"Berkurang cogan gue!"

"Jelek gitu kok Kenzo mau?"

"Gak cocok banget!"

"Jelek gitu kok Kenzo mau sih?"

"Gak cocok banget!"

"Adem banget mata gue liat beginian!"

Baru saja sampai semua lontaran sudah begitu banyak.

Kenzo melihat Stella menundukkan kepalanya. "Hei, kenapa? Keganggu ucapan mereka? Aku basmi dulu mau gak? Kamu tung-" ucapan Kenzo berhenti saat Stella berbicara.

"Gak usah, gue ke kelas deluan deh." kata Stella. Sesabar ini pagi hari gue sekarang, batin Stella.

"Aku anterin." kata Kenzo menggandeng tangan Stella, lalu berjalan.

"Woi, dipegangin dong."

"Panas banget gue!"

"Roman banget anjir."

"Hua! Ma aku mau kaya dia!"

"Aaa, pengen banget."

Lagi dan lagi lontaran masih terdengar juga ditelinga Kenzo dan Stella.

"Jangan di dengar, jangan di masukkan dalam hati kata-kata mereka yang enggak-enggak." kata Kenzo mempererat genggaman tangan mereka.

"Iya." jawab Stella singkat.

Sesampai di depan kelas.

"Gue masuk dulu." ucap Stella.

"Aku bukan Gue, Kamu bukan Lo." kata Kenzo memperingati dan tersenyum tipis.

"Ehh, iya. Gue, ehh a-aku lupa." gugup Stella.

"Dibiasain." kata Kenzo.

"Oya, kalau kamu gak nyaman sama kata-kata mereka bilang ya." kata Kenzo, iya tau sebenarnya Stella tidak nyaman akan tatapan dan lontaran dari mereka tadi.

"Mungkin gue harus sabar dari sekarang dengar yang begituan. Lo mah! Muka nya kenapa ganteng sih!" kesal Stella sendiri.

"Aku-kamu, El" kata Kenzo.

"Ck! Sini nunduk!"

Kenzo langsung menundukkan kepalanya.

"Ihhhh! Jangan ganteng!" kesal Stella mengacak-ngacak rambut Kenzo. Kenzo bukannya marah rambutnya diacak-acak malah tertawa.

"Lihat aku!" perintah Stella, Kenzo menatap Stella.

"Kan! Kok makin makin sih! Tambah keren!" kesel Stela lagi-lagi.

"Aku punya kamu, hanya kamu yang miliki aku. Jangan takut El."

"Sini, nunduk lagi!" perintah Stella.

Kenzo menundukkan kepalanya. Dia kira Stella akan mengacak rambutnya lagi, namun dugaan Kenzo salah. Stella memperbaiki rambut Kenzo dengan jari-jarinya.

"Lihat aku!" kata Stella yang masih sedikit kesal, Kenzo menatap Stella.

"Maaf! Rambut kamu aku acakin tadi." kata Stella pelan.

"Enggak apa-apa. Masuk gih, dari tadi kita dilihatin loh,"

"Kok kamu nggak bilang dari tadi. Aku masuk deh" kata Stella dengan suara seperti berbisik.

"Belajar yang rajin ya pacar!" kata Kenzo mengacak rambut Stella.

"Hmm! Kamu juga jangan bolos!" kata Stella dengan cepat memasuki kelasnya.

Kenzo melihat itu tersenyum. Dia mulai tau gue? Batin Kenzo.

Segini dulu deh, aku lagi gak mood ngapa-ngapain. Tapi aneh nya pengen publish, aneh kan?:(

Stay terus yaa⭐

Jangan lupa vote, oke:)

Tbc.

My StellaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang