BAB 8. Bobo Bertiga
HAPPY READING
Vote and coment before Reads
#####
Malam harinya di Mansion Jeremy
"Bunda!!! Aku mau disuapin..." ucap Andra setengah teriak.
Makan malam ini terasa ramai dengan ocehan Andra yang bersemangat karena ada Bunda barunya,Mishel,di rumahnya. Jeremy sendiri sangat senang melihat mata sang putra yang terus berbinar. Ia sedari tadi hanya duduk sambil mendengar perbincangan Mishel dengan Andra,sesekali mencuri-curi pandang pada Mishel yang duduk dihadapannya. Entah mengapa, ia merasa tertarik untuk lebih dekat mengenal Mishel!
Mishel tersenyum manis. "Baiklah, sini Bunda suapin. Maaf ya kalau spageti nya tidak enak. Bunda juga masih belajar."
Andra mengangguk,"No problem,Bunda!! Apapun masakan Bunda, Andra selalu suka kok.hehe."
Mishel lagi-lagi dibuat gemas dengan tingkah Andra. Sekarang Ia merasa dihargai saja oleh Andra dan sudah dianggapnya Bunda barunya,apapun akan Ia lakukan untuk pria kecil disampingnya ini.
Mishel mulai mengambil piring untuk Andra lalu mengambil spageti nya ke dalam piring. Hal itu membuat Andra senyum ria!!
Berbeda dengan Jeremy, Ia melihatnya sinis,entah mengapa melihat itu membuatnya iri!
"Ayah,kenapa? Mau juga disuapin Bunda?" tanya Andra seolah tahu perubahan wajah Jeremy barusan.
Jeremy tersentak kaget, Ia memandang Andra tajam. "Hmm..ti-daklah. Aku tak semanja kau,dude." Andra memanyunkan bibirnya,lalu berujar. " Biarin Aku manja!! Bunda Mishel juga tak masalah? Iya kan Bunda?" tanya Andra dan diangguki Mishel.
"Wlek! Ngomong saja Ayah iri sama Andra. Bunda tolong ambilin makan Ayah. Ayah sudah lama gak diperhatiin wanita!! Apalagi wanitanya secantik Bunda,pasti Ayah seneng."ucap Andra polos.
Mishel dan Jeremy langsung tatap-tatapan. Kecanggungan terjadi di keduanya. Mereka seperti korban kepolosan Andra saja. Andra seolah jadi mak comblang antara Mishel dan Jeremy.
"Ahh Andra bisa saja mujinya. Iya tahu gue cantik maksimal!! Tapi gak usah muji di depan duda juga kali,nanti kalau duda itu cinta sama gue kan bahaya. Gue sendiri juga baper dibilang cantik ama anak kecil,kaya kurang belaian aja ah!"batin Mishel sambil cengengesan.
"Jangan dipuji-puji!! Ntar kesenengen." Ucap Jeremy sambil melirik Mishel yang sedang menyuapi Andra.
Mishel memandang Jeremy sinis.
"Memang cantik kan? Bunda Mishel cantik kan,Ayah?"tanya Andra yang membuat Mishel malu sendiri.
"Hmm"
Jeremy menjawabnya dengan deheman singkat. "ya memang cantik sih,banget malah.E-eh"ucap Jeremy dalam hati.
Andra tersenyum pepsodent. "Nagh! Apa susahnya si mengakuinya. Pake malu-malu segala?"goda Andra.
Mereka bertiga mulai diam kembali,tak ada perbincangan apapun. Andra yang menikmati suapan dari Mishel,sesekali Andra juga menyuapi Mishel. Sementara Jeremy masih tampak acuh duduk,tak menyantap makanan seperti Mishel dan Andra.
"Kau tak makan?"tanya Mishel memandang Jeremy.
"Apa pedulimu? Berani sekali menyuruhku,memang siapa kau?"tanya balik Jeremy seolah sedang berharap mendapat jawaban baik dari Mishel.
Mishel tampak terkejut!benar juga sih apa yang dibilang Jeremy. Dirinya hanya orang baru dalam kehidupan Jeremy dan Andra. Ia tak boleh berharap lebih. "Eh-m A-aku.."
KAMU SEDANG MEMBACA
My Hot Daddy
ChickLit"Ayah, Aku mau Ibu.Please give me the moms!!" "Seriously?" "Allright. Katanya, Ayah akan selalu menuruti permintaanku. Aku tak butuh uangmu, AKU HANYA INGIN MEMPUNYAI IBU SEPERTI TEMAN-TEMANKU." "Oke dude, akan Ayah carikan nanti ibu barumu." _____...
