Sianggg semuanya... ketemu Bebeb Arsen dulu yakkkk... jangan lupa VOTE komennya.... biar aku rajin UPDATE.... muwaaahhhhhh
Bab 7
-Tidak bisa tidur-
Setelah mengurung dirinya sepanjang sore di dalam kamarnya, Alaya akhirnya keluar karena merasakan perutnya lapar. Sebenarnya, sepanjang sore tadi, dia tidak tidur. Tentu saja dia tak bisa tidur. Alaya tidak tahu apa yang terjadi dengannya, jantungnya tak berhenti berdebar, dan dia selalu mengingat tentang sosok Arsen.
Gila! Ini benar-benar gila!
Dan kini, ketika Alaya keluar dari kamarnya dan akan menuju ke arah dapur untuk membuat makan malam untuk dirinya sendiri, dia sudah mendapati Arsen yang nyatanya sudah sibuk di sana.
Pria itu berdiri membelakanginya, dan tampakya, pria itu sedang sibuk memasak. Aroma masakan yang begitu menggugah selera membuat perut Alaya tak kuasa berbunyi. Dengan spontan Alaya melangkahkan kakinya mendekat. Nafsu makannya meningkat saat dia mulai melihat beberapa menu makanan yang dimasak oleh Arsen nyatanya sudah selesai.
"Kamu masak?" pertanyaan itu membuat Arsen menolehkan kepalanya ke arah Alaya. Mata keduanya bertemu, membuat suasana diantara mereka menjadi canggung satu sama lain.
"Sedikit. Untuk kita." Jawab Arsen dengan lembut.
"Uum, kenapa nggak bangunin aku? Kan aku bisa bantu."
"Kamu harus banyak istirahat. Ingat kata dokter." Ya Tuhan! Kalimat sederhana itu mampu membuat Alaya memerah wajahnya.
"Aku... nggak tahu kalau kamu bisa masak."
"Memang banyak yang belum kamu ketahui tentangku." Jawab Arsen sembari mematikan kompor di hadapannya. "Sekarang duduklah, kamu tidak boleh terlalu lama berdiri." Arsen membawa Alaya untuk duduk di kursi bar dapur. Dengan cekatan, Arsen mulai menyajikan beberapa menu makanan di hadapan Alaya. Membuat Alaya menelan ludah dengan susah payah karena tak sabar untuk menyantapnya.
"Ayo, makanlah." Arsen meminta Alaya untuk segera menyantam masakan buatannya.
Alaya menatap Arsen sebentar kemudian mulai menyantapkan makanan tersebut ke dalam mulutnya. Itu adalah ayam panggang kecap yang terpanggang dengan sempurna dan matang merata, aromanya begitu khas, dan rasanya benar-benar pas di lidah Alaya.
"Hemmm, ini enak." Alaya berkomentar dengan spontan.
Arsen tersenyum lembut. "Itu ibuku yang membuatkan, aku hanya memanaskannya sebentar di microwave." Alaya membulatkan matanya seketika.
"Ibumu, datang?"
"Tidak. Aku pulang sebentar saat kamu tidur tadi. Dan aku memintanya untuk membuatkan masakan special."
Alaya tersanjung dengan sikap Arsen "Kamu, tidak perlu berlebihan gini."
"Alaya, ingat. Kita sedang mencoba hubungan baru ini. Ini bukan hal yang berlebihan. Ini adalah salah satu caraku untuk mendapatkan hatimu." Arsen menjelaskan dengan begitu lembut.
Alaya hanya mengangguk. Memang, ini bukanlah hal yang berlebihan. Tapi tetap saja, ucapan dan sikap Arsen yang begitu manis terhadapnya membuat Alaya sedikit terganggu. Dia... hanya takut bahwa Arsen memiliki niat terselubung... tak salah bukan jika dia berpikir seperti itu?
***
Setelah makan malam bersama, dan membersihkan sisa makan malam mereka serta dapur Alaya, keduanya memilih menghabiskan waktu bersama di balkon sembari melihat pemandangan kerlap-kerlip lampu kota.
KAMU SEDANG MEMBACA
Princess Alaya
Romantik*** SAVE DI LIBRARY, Jangan sampai ketinggalan**** Kisah cintanya Alaya, Princess kesayangan Daddy Ivander. cerita ini sekuel tau satu seri dengan cerita THE DEVIL HUSBAND, THE GUARDIAN DEVIL, dan AKSARA. BISA langsung baca cerita ini tanpa baca cer...
