The Wager
SEKAI! HUNKAI!
YAOI
Typo? Ya maap, gk sengaja..
Selamat membacaa
Empat bulan bukan waktu yang singkat bagi Jongin. Selama 17 minggu itu Jongin lewati dengan tatapan kebencian untuknya dari kebanyakan siswa wanita. Tapi dari awal Jongin memang tidak pernah peduli. Ada Baekhyun yang benar-benar setia berada di sampingnya selama di sekolah.
Dan Baekhyun melakukan apapun untuk menjaga Jongin dari tatapan kebencian para wanita. Jika diingat kejadiannya sudah lama berlalu, dan Sehun juga tidak terlihat lagi di sekitar Jongin. Tapi kenapa para fans Sehun masih setia meneror Jongin dengan mulut pedas dan tatapannya meskipun masih kalah dengan Baekhyun.
Baekhyun ingat dan sangat-sangat kesal dengan satu wanita yang mengaku sebagai kekasih Sehun bernama Sejeong. Saat itu Baekhyun pergi ke toilet, meninggalkan Jongin hanya beberapa menit di taman tempat favorit mereka. Sekembalinya ia sehabis membuang air kecil, betapa terkejutnya Baekhyun melihat Jongin sudah dipaksa berlutut dengan dua wanita yang ia ketahui teman Sejeong. Baekhyun berlari cepat, menendang lutut belakang Sejong hingga si wanita juga ikut berlutut di hadapan Jongin.
"Kau yang seharusnya berlutut pada Jongin." Tidak lupa memberikan pukulan di kepala Sejeong. Baekhyun sangat kesal. "Aku tidak peduli jika kau anak pemilik sekolah sekalipun!"
Setelah kejadian itu benar-benar tidak ada yang berani mengganggu Jongin jika ada Baekhyun, dan Baekhyun juga tidak mau meninggalakn Jongin bahkan dalam saatu detik.
Bel pulang sekolah berbunyi. Koridor yang awalnya sepi kini terlihat ramai dengan banyaknya siswa-siswi berlari menuju parkiran untuk pulang.
"Jongin."
"Hm?" Membalas hanya dengan gumaman sembari memasukkan buku tulisnya ke dalam tas. Buku pelajarannya hanya ia genggam untuk dimasukkan ke dalam loker. Jongin tidak pernah dan tidak mau memberatkan tasnya dengan membawa banyaknya buku pelajaran yang begitu tebal dan banyak. Setiap mata pelajaran Jongin mempunyai dua buku. Satu untuk di rumah, dan satu untuk ia tinggalkan di loker sekolah.
"Window shopping?"
Jongin terlihat berfikir mendengar ajakan Baekhyun, setelahnya ia mengangguk setuju. Mereka tidak benar-benar hanya melihat barang-barang di dalam mall, jalan-jalan menyejukkan mata dan mendinginkan tubuh di dalam depertemant store. Jika ada yang menarik maka akan mereka beli. Kalimat window shopping hanya kode untuk mereka jika butuh barang-barang yang baru. Orang yg benar-benar kaya tidak akan terlihat sombong, justru mereka merendah.
"Tapi tidak bisa malam ini. Bagaimana kalau besok malam? Sekalian kita malam minggu."
"Boleh juga. Tapi kenapa tidak bisa malam ini?"
"Hari ini aku harus les tambahan."
Baekhyun mengangguk paham. Les tambahan yang Jongin maksud bukan tentang pelajaran. Melainkan les tambahan tentang bagaimana Jongin harus bisa mengelola perusahaan ayahnya. Meskipun Jongin bercerita bagaimana keluarganya, tapi Baekhyun tidak pernah melihat kedua orang tua Jongin. Hanya Jongin yang sering bermain ke rumahnya.
"Baiklah, malam minggu kita keluar. Jangan dibatalkan!"
"Iya, tidak akan."
Keduanya berpisah saat memasuki mobil masing-masing. Hari ini Baekhyun memang tidak sempat menjemput Jongin sekolah karena ia sendiri telat bangun.
KAMU SEDANG MEMBACA
THE WAGER [COMPLETED]
FanfictionJongin yang merupakan siswa berkacamata dengan wajah manisnya ternyata hanya menjadi bahan taruhan bagi salah satu siswa lain bernama Sehun
![THE WAGER [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/235157040-64-k181652.jpg)