typo tandain!
"Maksud lo apa sat" kata Seulgi yang kini menarik kerah Mina yang tadi menampar Lisa.
"Lepas, lo kakak kelas dan dia adek kelas lo, nggak malu?" tanya Jeongyeon yang kini menepis tangan Seulgi
"Buat apa malu, gue nggak ngelakuin kesalahan aja udah keliatan jelek dimata kalian" kata kata Seulgi membuat seisi kantin menunduk.
"Lo nyentuh Lisa, sama aja lo juga pengen jadi kaya bambam dan pacar pacar kalian itu anjing" kata Jennie kini berdiri sembari merenggangkan otot tangannya.
Jennie maju dan langsung mencengkram kuat leher Mina dan memundurkanya sampai terpojokan.
"Arghhhh" keluh Mina saat punggungnya bertabrakan langsung dengan tembok.
"Mina" teriak mereka.
"Jennie lo apa apaan sih?" Kata Jihyo yang maju hendak melepaskan cengkraman Jennie.
Naas, Lisa yang lebih cepat menarik rambut Jihyo agar tak mendekati Jennie.
"Kenapa? temen lo kesakitan gitu juga ulah dia sendiri. Mau ikut ngrasain sakit juga nggak?" bisik Lisa sembari menarik rambut Jihyo kuat yang membuat sang empu meringis.
"ITU AKIBATNYA KALO GANGGU GUE SIALAN" Sentak Lisa yang langsung mendorong Jihyo hingga terjatuh ke lantai.
"ARGH.....LEPASIN BANGSATTT"
Teriakan itu sukses membuat perhatian mereka teralihkan.
Jeongyeon yang posisinya kini terkunci oleh tangan Seulgi.
"Diem dulu setan" umpat Seulgi karna Jeongyeon yang memberontak
"makanya jadi cewe jangan kasar kasar, nanti dikasarin balik malah nangis" sinis Joy
"lagian masalahnya cowo2 lo itu tuh masalah pribadi sama mereka kenapa lo pada ikut campur coba? kurang kerjaan banget" Saut Yeri.
"Ya lo sendiri kenapa ikut2an kaya gini? kan kita mau mereka tanggung jawab" Sentak Chaeyoung yang tak trima.
"woi goblok, yang salah tuh pacar2 lo padaㅡ dan lagi kalian harusnya berterimakasih sama kita, kalo kalian berurusan sama mereka yang ada lo lo pada ikut masuk rumah sakit. mau?" Ketus Lisa.
"Kita? Harus berterimakasihh sama lo lo pada? mimpiiii lo selangit anjing" sarkas Dahyun sembari menunjuk Lisa.
"Lo yang mimpi mereka bakal tanggung jawab sama pacar pacar lo itu anjing, lo kesini minta tanggung jawab dari mereka kan? mau tanggung jawab apa? suruh nikahin mereka gitu? hahaha emang mereka hamil ya?" Kata Jisoo tak kalah Sinis.
"Otak dipake, cari tau dulu masalahnya apa baru koar koar, gatau apa2 nuduh orang sembarangan lagi nanti kalo malu gaada temen, ntar dibully udah gitu ntar mau sok2an caper bunuh diriㅡhylyh taik" Sentak Rose yang sedari tadi diam menikmati makanan dimeja ikut bicara.
Irene dan Wendy yang sedari tadi memperhatikan geleng geleng karna bingung menghadapi teman temannya yang bar bar itu.
"Kalo gitu kenapa mereka nyerang adek adek gue?" sentak Nayeon
"Kalo adek adek lo nggak nampar lisa mereka mungkin gaakan sekasar itu" kata Wendy yang kini asik memainkan ponselnya.
"Sialannnn lepasin adek gue" kata Nayeon menarik Jennie untuk melepaskan tangannya yg kini tengah menjambak Mina.
Dan Seulgi dengan senang hati mendorong manusia yang tengah dikuncinya itu.
"Jelaskan? gada masalah lagi?" tanya Rose setelah menghabiskan kentang goreng milik June tadi.
KAMU SEDANG MEMBACA
[✓] idc | Blackvelvet
FanfictionB l a c k v e l v e t a r e a🚫 Blackvelvet ft Boys Bahasa non baku⛔ start Up : 1 July 2020 end : 2 Oktober 2021 Highest Rank : #2 In Yeri ( 05/09/2020 ) #1 In Blackvelvet ( 01/09/2020 ) #2 In Jennie ( 04/09/2020 ) #5 In Jisoo ( 05/09/2020 ) #4 In R...
![[✓] idc | Blackvelvet](https://img.wattpad.com/cover/230536185-64-k978316.jpg)