COMPLETED✅
MATURE CONTENT!!!
Harap bijak dalam memilih bahan bacaan!!!
"Ini akan terasa sangat menyenangkan, menghabiskan waktuku untuk mendapatkanmu."
‼️Disarankan untuk membaca "My Seesaw & My Mi Casa" terlebih dahulu‼️
Malam Pinkish 💜💜💜 Absen dulu yang nungguin My Timeless Time update di hari spesial ini 😬😬😬
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Happy Birthday Jungkook 💜💜💜💜💜💜💜
Semoga chapter ini bisa se spesial hari ini
• • •
Previous Story:
"Jika status mereka adalah penggemarku, lalu apa statusmu untukku saat ini?" Jungkook kembali memberikan pertanyaan yang semakin membuat Sunny terdiam.
Sunny benar-benar harus mengontrol dirinya untuk tidak memberikan statement seperti itu. statement yang hanya menjadi boomerang baginya.
Tapi tidak... ini bukan sepenuhnya salahnya.
Salahkan whiskey yang mengambil alih 60% kesadarannya saat ini.
Jungkook menatap Sunny dengan dalam.
"Apakah kau akan memberikan ciuman panas seperti ini kepadaku?"
Detik selanjutnya, Sunny mendapati bibir Jungkook menempel dengan sempurna dibibirnya.
Jantung Sunny terasa ingin melompat keluar dari tempatnya. Terlebih ketika dia bisa merasakan lembutnya kecupan yang Jungkook berikan dibibirnya.
Dia hanya bisa meremas hoodie Jungkook ketika membalas ciuman Jungkook yang mulai meraup basah bibirnya ke kiri dan ke kanan.
Sungguh... Ciuman yang Jungkook berikan mampu membuat Sunny melupakan semua masalah yang saat ini tengah dihadapinya.
Waktu benar-benar terasa berhenti berputar. Hanya ada dirinya dan Jungkook yang saling membalas ciuman. Tanpa mereka sadari mereka adalah dua orang yang sedang hancur yang saat ini saling menguatkan.
Iya... Mereka tidak menyadari hal itu. Yang mereka tau, mereka saling membutuhkan.
Nafas Sunny berderu hebat ketika Jungkook melepaskan ciumannya. Entah mengapa sensasi yang dirasakan Sunny setiap kali selesai berciuman dengan Jungkook terasa seperti seseorang yang baru saja merasakan ciuman pertamanya. Dia selalu dibuat kehabisan nafas oleh Jungkook.
Apakah karena pengaruh dari kadar alcohol dari whiskey yang dihabiskannya? Apakah mungkin karena tenaganya sudah terkuras karena tangisnya?
Sunny terus mencari alasan mengapa dia seperti ini. Karena jujur, tidak ada laki-laki yang pernah menandingi panjang nafasnya ketika berciuman. Dia masih belum bisa menerimanya.
"Apa yang sedang kau pikirkan?" Pertanyaan Jungkook membuat Sunny tersadar dari pikiran-pikirannya. Walaupun belum sepenuhnya tersadar karena demi apa kadar alcohol dari beberapa botol whiskey yang dihabiskannya sebelum Jungkook datang tadi mulai bekerja penuh.