11

4.5K 425 20
                                        

JANGAN LUPA VOMENT YA!!!









Irene masih berada di rumah sakit, karna kata dokter yang merawatnya dia baru boleh pulang besok. Irene sangat bosan sekarang karena dia hanya sendiri saja. Seulgi tadi berangkat kuliah karna ada dosen yang mengadakan kuis hari ini.

.

.

.

.

.

Klek

"apakah aku lama sayang"

"Hmm kamu begitu lama, aku bosan sendirian di ruangan ini"

"mau ke taman dekat sini?"

"boleh?"

"tentu saja boleh. Ya sudah tunggu dulu di sini, aku akan mengambil kursi roda dulu untukmu"

"tidak perlu Seul, aku mau berjalan saja"

"tidak, kamu harus duduk di kursi roda, aku gak mau kamu capek. Kasian bayi kita nanti karna bundanya sudah aktif lagi"

"Hmm bukannya terbalik ya? Seharusnya kan bayi nya yang aktif"

"aku hanya membuat yang baru saja"

Seulgi keluar sebentar dan pergi ke tempat yang menyediakan kursi roda dan kembali lagi ke ruangan rawat Irene. Seulgi mengambil tangan Irene untuk dia genggam dan membantunya naik ke kursi roda. Kemudian Seulgi membawa Irene keluar dari ruang rawatnya.

"tunggu berhenti dulu"

"Hmm kenapa? Apa ada sesuatu"

"diam dulu dan tenanglah di tempatmu"

Irene mengeluarkan handphone dan lansung menuju aplikasi kamera. Seulgi yang melihat itu membiarkan Irene melakukan sesuatu saat ini.

Cekrek

"baru kali ini kita foto berdua"

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"baru kali ini kita foto berdua"

"Hmm kapan-kapan aku akan mengajakmu ke luar negeri dan aku akan mengambil foto mu dengan sangat banyak nanti"

"kenapa hanya foto ku saja?"

"karna kau sangat berharga untuk di abaikan dalam kamera"

"kamu ini kerjaannya gombal mulu" ucap Irene sambil memukul pelan tangan Seulgi yang saat ini mendorong kembali kursi rodanya menuju taman di rumah sakit itu.

.

.

.

.

.

Taman Rumah Sakit

"Hyun"

"Hmm?"

"aku mau ngomong sesuatu sama kamu"

"ngomong aja Seul"

"apakah kamu udah siap dengan apa yang ku tanyakan ini"

"aku harus siap"

"Aku gak tahu harus mulai darimana, tapi jujur jauh sebelum kejadian itu aku memang sudah suka sama kamu dan itu terjadi saat aku masih berumur 18 tahun. Aku juga tidak tahu kenapa aku dengan pengecutnnya untuk mengungkapkan perasaan ku sendiri sama kamu. Dan aku sudah lama memendamnya sampai kita sudah kuliah dan kita satu universitas, aku masih menyimpan perasaan itu. Dan untuk kejadian yang terjadi malam itu, aku awalnya hanya menolongmu dari temannya Chanyeol yang saat itu ternyata sedang bertaruh minum dan yang menang akan menikmati tubuh wanita dengan memilih ya secara random. Aku melihat kejadian itu sadar saat melihatmu yang menjadi pilihan mereka. Aku yang saat itu tidak terima dirimu di lecehkan orang lain. Aku lansung menarikmu dan yahh terjadilah kejadian yang tidak kita inginkan karena awalnya juga kamu sedang dalam pengaruh obat teransang"

"Jadi kamu niatnya hanya menolong kenapa jadi kebablasan?"

"Hyun, aku tidak mungkin tergoda saat melihat dirimu bertelanjang di depanku dan karna kamu juga yang menggodaku saat itu dengan tarian sensualmu itu"

"YAAAA, AKU TIDAK PERNAH MELAKUKAN ITU. DASAR KANG MESUM"

"haha memang kenyataannya benar Hyun, kamu menggodaku dengan tarian sensualmu itu. Kamu mana sadar karna saat itu kamu sudah sangat teransang jadi aku gas saja dari pada tubuhmu di nikmati orang lain"

"tapi kenapa saat aku memberitahu mu tentang aku hamil, kamu malah mengacuhkan saat itu"

"Untuk yang itu aku sangat minta maaf sama kamu. Karna awalnya juga aku menyesal telah melakukan itu denganmu karna niat dari awal adalah menjaga mu"

"bahkan kamu dulu dengan teganya menyuruhku untuk menggugurkan dia, padahal dia tidak bersalah di sini"ucap Irene sambil menangis. Seulgi malah tertawa pelan karna merasa berhasil mengerjai Irene. Seulgi lansung saja mengeluarkan sebuah kotak cincin di depan Irene dengan posisi orang sedang melamarnya.

"maaf ya, tadi itu hanya prank. Karna semua itu tidak benar. Tapi untuk perasaanku yang sejak 18 tahun itu memang benar kok. Dan saatnya ini lah untuk ku melamar mu karna aku juga tidak mau jika bayi ini lahir tanpa ayah tampannya"

Dughh dughh dugh

"kamu jahat sekali denganku. Aku kira itu memang benar adanya. Kamu jahat Kang Seulgi"

"Hei, sudahlah jangan menangis karna saat ini aku melamarmu. Apakah kamu mau menjadi ibu dari anak-anakku nanti dan jadi pasangan hidupku sampai kita tua nanti"

"Tentu saja aku mau Seul" Irene menangis sangat kencang saat ini. Dia lansung saja memeluk Seulgi yang berada di depannya saat ini.

"I love you Hyun. I love you" ucap Seulgi sambil mencium pucuk kepala Irene.

"I love you too Kang Seulgi"



TBC

BERANDAL KAMPUS | SEULRENE ENDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang