"Sampai jumpa!" Aera melambaikan tangan pada Chanyeol.
"Na Hee, belum pulang?" Chanyeol melontarkan pertanyaan sebelum ia pergi
Aera menggeleng, "Belum, sepertinya masih di jalan."
Chanyeol mengangguk lalu pergi.
Aera segera memasuki rumahnya. Setelahnya, ia beralih untuk segera membersihkan diri karena ia tidak tahan dengan badannya yang lengket. Setelah beberapa menit mandi, ia keluar dan mengeringkan rambutnya.
Ia pergi menuju meja belajarnya. Dimana terdapat beberapa tumpukan kertas yang berserakan.
"Ahh--aku harus segera menyelesaikan semua ini."
Aera membereskan kertas kertasnya dan menatanya dengan sangat rapih. Tiba tiba handphonenya berdering, ia mendapatkan notifikasi.
"Jimin?"
Ia membaca nama yang tertera di layar ponselnya. Jimin ternyata memberikannya sebuah pesan.
Mochi
Aera, malam ini aku akan makan malam bersama para member. Besoknya aku mulai latihan bersama member.
Oh ya, kartu malam nanti aku titipkan pada Chanyeol. Kutunggu nanti di backstage.
Loveyou ❤
Aera membaca dengan cermat isi pesannya. Itu artinya, Jimin benar benar menginginkan Aera untuk datang. Mau bagaimana lagi? Ini juga kesempatan untuknya. Namun, ia tentunya perlu kehati hatian yang extra.
Tak berapa lama kemudian, pintu depan rumah terbuka. Na Hee sudah kembali dari sekolahnya.
"Aku pulang!"
Na Hee memasuki rumahnya lalu melempar asal tasnya. Ia melepas dasi serta rompinya juga dengan asal.
"Na Hee, jangan asal lempar!" Aera memperingatkannya
Namun, Na Hee terlihat tidak baik baik saja jika dilihat dari keteraturan nafasnya serta wajahnya yang benar benar merah.
"Kau ini kenapa? habis berkelahi?" Aera menaruh ponselnya lalu menghampiri adiknya tersebut.
Na Hee menggeleng, ia mengelap keringatnya. "Tidak, aku hanya kesal."
"Kenapa? Coba cerita."
Na Hee akhirnya membenarkan posisinya, ia menatap kakaknya dengan serius.
"Wanita itu! Aku benar benar tak habis pikir. Bagaimana bisa dia bisa jadi seorang adik Park Jimin?! wataknya sangat berbeda jauh!"
Aera menaikkan satu alisnya. "Maksudmu?"
"Dia tadi menghinaku. Namanya, Park Yeji. Memang satu marga dengan Jimin. Namun, aku setengah percaya karena ia pernah berfoto bersama dengan Jimin. Namun, wataknya sangatlah angkuh dan kasar. Berbeda jauh dengan Jimin, Eonni!"
Na Hee tak dapat mengontrol emosinya. Ia menggebrak seluruh benda yang ada disekitarnya.
Aera terdiam sejenak. Sejujurnya, selama ia berpacaran dengan Jimin, memang pernah beberapa kali Jimin menceritakan tentang keluarganya, termasuk adiknya. Namun, ia tak menjelaskan secara mendetail sikap masing masing keluarganya. Jadi, Aera juga tidak tahu persis. Yang ia tahu, Jimin memiliki adik, entah itu lelaki ataupun perempuan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Love in Silence [COMPLETE]
Romantik"Jim, aku lelah. Aku tidak mau menjadi orang yang serakah. Tapi, satu hal yang harus kau tahu, aku mencintaimu." ucap seorang wanita yang menangis setiap harinya #761 Idol (27 Oct 20) #258 pjm (2 Nov 20) #214 pjm (6 Nov 20) #82 jiminbts (3 dec 20) #...
![Love in Silence [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/243107199-64-k711081.jpg)