Oh! kau sudah datang."
Taehyung menyapa Jimin yang kembali ke Apartemennya. Karena sebenarnya seusai perdiskusian sebelumnya mereka akan mendiskusikan beberapa hal lagi di apartemen milik Jimin.
Namun, Jimin terlihat tak begitu bersemangat. Ia datang membuka pintu dan menutupnya kembali. Ia bahkan tak berbicara apapun pada kami semua yang ada di ruangan tersebut.
"Biarkan saja." ujar Hoseok pada Taehyung, karena saat ini ia mengerti dengan keadaannya.
Jimin masuk ke dalam kamarnya dan menutup rapat pintunya. Setelah itu, ia mengambil salah satu foto yang terdapat di meja nya. Ia kembali duduk di ranjang mewahnya sembari menatap foto tersebut.
Tiba tiba saja air matanya menetes perlahan membasahi foto tersebut, foto saat dimana dirinya dan Aera bersama.
"Aera, mianhae..."
•••
Aera sampai di depan rumahnya sembari terus menundukkan kepalanya.
Pasalnya,
*Beberapa menit yg lalu
"Kenapa kau disini?"
Aera bertanya pada seorang pria berbadan besar dan tinggi yang sedang ada disampingnya melindungiku dengan payungnya.
"Harusnya aku yang bertanya." balasnya
Aera tidak memperdulikannya. Ia berjalan lebih dulu sembari berusaha menghapus air matanya, dan agar terlihat baik baik saja.
"Jangan ikuti aku, mingyu."
Mingyu berhenti sesuai dengan perintahnya. Ia menggeleng pelan menatap satu manusia keras kepala di depannya ini.
"Tidak."
Mingyu pada akhirnya terus mengikutiku dan mengantarku pulang.
Mingyu menutup payung hingga kembali rapih seperti semula. Karena hujan juga sudah mulai mereda.
"Gumawoyo."
Aera berterima kasih pada Mingyu sebelum ia memasuki rumahnya. Namun, Mingyu menarik pelan lengan Aera lebih cepat.
"Aera, ada yang ingin aku sampaikan."
Mingyu terlihat tidak tenang terlihat dari ekspresi wajahnya.
"Tidak bisakah kita tunda esok hari? aku benar benar le---"
"Aku yang melakukannya."
DEG
Awalnya, aku masih belum bisa mencerna dari kata katanya ini. Namun, ia kembali meneruskan kalimatnya.
"Aku yang membuat berita itu, Aera."
Aera menatap wajahnya, "M-maksudmu?"
"Kau dan Jimin. Aku yang mengikutimu selama ini, ini bukanlah kesalahan Dispatch atau yang lainnya. Memang aku yang membuat artikel seperti itu di internet."
Aera benar benar terkejut dengan pengakuan mendadak Mingyu, tangannya mulai mengepal hingga keras dan ingin saja dalam hatinya ia memukul pria yang ada di hadapannya ini, namun Aera beralih berpikir positif.
Aera menghela nafasnya, "Apa alasannya?"
"Karena aku menyukaimu."
DEG
Lagi lagi, ia dikejutkan oleh kalimat Mingyu. "A-apa?"
"Sejak masa SMA dulu, aku selalu memerhatikanmu, mencari sesuatu tentangmu, bahkan aku hendak mengungkapkan perasaanku padamu. Aku juga tahu kau selalu pergi ke Sungai Han setiap sepulang sekolah."
KAMU SEDANG MEMBACA
Love in Silence [COMPLETE]
Romance"Jim, aku lelah. Aku tidak mau menjadi orang yang serakah. Tapi, satu hal yang harus kau tahu, aku mencintaimu." ucap seorang wanita yang menangis setiap harinya #761 Idol (27 Oct 20) #258 pjm (2 Nov 20) #214 pjm (6 Nov 20) #82 jiminbts (3 dec 20) #...
![Love in Silence [COMPLETE]](https://img.wattpad.com/cover/243107199-64-k711081.jpg)