[Story 1] - PUBLISH ULANG
"Bersyukur dijadiin mainan dia gitu? Gue yakin semua cewek bakalan nolak kalau
tau, cuman cewek gila aja yang nerima itu semua."
-Zefanya Putri
Bagaimana perasaan kalian jika dijadikan bahan taruhan oleh mostwanted
diseko...
"Bersyukur dijadiin mainan dia gitu? Gue yakin semua cewek bakalan nolak kalau tau, cuman cewek gila aja yang nerima itu semua."
~Zefanya Putri~
🦋🦋🦋
Seluruh pasang mata menatap Alfarel dan Zefanya ketika mereka memasuki kantin sekolah. Tanpa menghiraukan berbagai tatapan yang mengarah pada mereka, Alfarel menarik tangan Zefanya menuju bangku yang masih kosong.
"Woilah, lo main tinggal aja," seru Arkan yang baru saja sampai di kantin bersama yang lain.
"Yang udah officialan mah beda," sahut Gilang.
"Ck, ganggu aja," decak Alfarel.
"Yee, gitu amat sama temen," dumel Bimo.
"Kita kesini cuman minta PJ," lanjutnya.
"Pesan aja!" dengus Alfarel.
"KALIAN DENGER GAK GAESS? PESAN APA YANG KALIAN MAU, ALFAREL YANG BAKALAN BAYAR!" seru Devan nyaring.
Seisi kantin langsung bersorak riang. Jarang-jarangkan Alfarel mau mentraktir. Tanpa ingin membuang kesempatan berharga itu, mereka pun berbondongbondong memesan makanan, mumpung gratis batin mereka. Alfarel yang mendengar itu hanya bisa menghela nafas pasrah.
"Mentraktir mereka tidak akan membuat ku miskin," gumannya pelan.
Zefanya yang mendengar itu hanya bisa tertawa dalam hati.
“Dan jika itu terjadi, jangan menyesal dikemuadian hari,” peringat gilang pada Alfarel.
🦋🦋🦋
Zefanya berjalan santai memasuki kelasnya. Begitu dirinya sudah masuk kedalam kelas, Nabila sudah menatapnya dengan pandangan meminta penjelasan. Nabila adalah sahabat baiknya Zefanya, mereka bersahabat dari SMP.
"Ze, lo beneran jadian sama Alfarel?" tanya Nabila bersemangat.
Zefanya yang mendengar itu hanya bisa memutar bola matanya malas. Nabila adalaah spesies yang sangat menggilai cogan di sekolah. Tetapi jika ada cowok yang mendekatinya, ia bakalan risih. Kadang Zefanya tak menegerti dengan pola pikir sahabatnya itu.
"Ya jelas lah, akhirnya sahabat gue ini gak jomblo lagi."
"Serah deh," balas Zefanya cuek.
Nabila yang mendengar respon acuh tak acuh dari Zefanya mendengus.
"Lo harusnya bersyukur jadi pacarnya Alfarel, semua cewek tuh pengen ada diposisi lo."
"Bersyukur di jadiin mainan dia gitu? Gue yakin semua cewek bakalan nolak kalau tau, cuman cewek gila aja yang nerima itu semua," batin Zefanya, ia tersenyum miring.
"Ih, kok bengong sih?"
"Ya, terus gue harus apa? Kayang gitu? B aja kali."
"Au ah," rutuk Nabila terlanjur kesal.
"Dih ngambek," ledek Zefanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.