Permen Ajaib

1.2K 11 1
                                        

"Mama,mau ikut"ucapku pada ibuku yg akan pergi ke luar kota
"Gak boleh nak,kamu dirumah aja ya,sama nenek tuh"ucap ibuku
"Ahh mau ikut ikut ikut"ucapku lagi
"Gak boleh nak,udah ya ini mama kasih uang jajan buat kamu ya"ucap ibuku memberikan uang 10 ribu padaku
Aku yg menerima itu nampak senang dan bahagia
"Bu,titip winda ya bu,aku pergi dulu merantau bu"ucap ibuku menangis ke nenekku dan memeluknya

Ibuku bekerja di kota sebagai penjaga toko.Hari ini ia harus kembali ke kota karna harus kembali bekerja.Kulihat ibu menaiki mobil travel yg menjemputnya sambil melambaikan tangan dan sedikit menangis.Karna aku masih kecil,jadi aku tidak tau apa².

2 bulan berlalu,aku merasa bosan saat bermain sendirian dikamar.
"Ahh bosan"ucapku merebahkan diri di lantai kamar.
"Kayaknya enak ya jadi orang dewasa,bisa pergi keluar dgn bebas,bahkan aku bisa bantu ibu bekerja"ucapku
"Winda main yuk"kudengar suara teriakan temanku dari luar
"Tunggu"ucapku berlari keluar rumah
"Mau kemana winda"tanya nenekku
"Mau main nek sama teman²,oh ya minta uang donk buat jajan"ucapku
"Ini tapi jgn jajan sembarangan ya"nenekku memberikan uang 2 ribu rupiah padaku
"Makasih nek"aku pun menghampiri temanku

Kami asik bermain di tanah lapang.Saat bermain datang seorang kakek dgn sepeda tuanya.
"Permen permen"ucap kakek itu sedikit lesu
"Eh teman²ada yg jual permen,kesana yuk"ucap salah satu temanku.

Kami menghampiri kakek itu
"Mau beli permen adik²manis,ayo silahkan dipilih"ucap kakek itu
Mataku tertarik pada sebuah permen dgn warna bungkus pink yg tinggal 1
"Kek aku mau permen itu,berapa harganya?"tanyaku
"Oh permen ini,ini namanya permen pengabul impian,harganya murah cuman 5 ribu aja"ucapnya
"Yah uangku kurang,mau minta nenek pasti gak dikasih,coba aja mamaku ada disini"ucapku sedikit sedih sambil mengeluarkan uangku
"Ya sudah,kakek jual ke kamu 2 ribu saja"ucap kakek itu mengambil uangku dan memberikan permen itu
"Beneran kek"ucapku
"Iya beneran"ucap kakek itu bersamaan dgn datangnya nenekku yg menjemputku untuk mandi

Selepas mandi,aku membuka bungkus permen itu dan mengucapkan keinginanku.
"Aku ingin menjadi dewasa dan menjadi seorang bu guru"ucapku lalu mengemut permen itu
"Winda,nenek foto kamu ya buat dikirim ke mama"ucap nenekku lalu memfotoku

Keesokan paginya,aku dibangunkan oleh nenekku"Winda,ayo bangun,kamu kan hari ini harus ngajar"ucap nenekku"Iya nek"aku terbangun dan kaget karna tubuhku bertambah tinggi

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Keesokan paginya,aku dibangunkan oleh nenekku
"Winda,ayo bangun,kamu kan hari ini harus ngajar"ucap nenekku
"Iya nek"aku terbangun dan kaget karna tubuhku bertambah tinggi.Ditambah ada tonjolan payudara di dadaku yg nampak kenyal dan besar
"Kenapa ini?kok aku jadi besar gini"ucapku heran melihat ke cermin rias yg diatasnya banyak alat make up
"Malah bengong,buruan mandi nanti telat"ucap nenekku
"Iya nek"ditengah kebingungan aku pun mandi
Selepas mandi,tiba²muncul ingatan bahwa aku sekarang adalah seorang guru SD.Aku pun bergegas dandan dan memakai seragam coklat khas guru.Tak lupa aku selfie

Aku pun memakai sepatu heels hitam di teras

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Aku pun memakai sepatu heels hitam di teras.
"Nek aku berangkat ya"ucapku pada nenekku
"Iya cu,hati²ya"ucap nenekku
Saat keluar gerbang,aku melihat teman²ku yg akan berangkat sekolah
Aku pun menghampiri mereka
"Pagi teman² mau sekolah ya"ucapku
"Eh bu guru,pagi bu"ucap teman²ku menyalamiku dgn sopan
"Eh iya pagi"ucapku sedikit bingung
"Bu berangkat sekolah bareng yuk"ajak teman²ku
"Ayo"ucapku senang
Ternyata sekarang aku menjadi guru dari teman²ku

TAMAT

Jangan lupa vote dan viewnya
Biar author rajin update

New Life Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang