Hai semuanya kembali lagi sama Angga Dirgantara dan Outhor gak pernah bosan mengingatkan buat Votmen☆ dan jangan lewatkan setiap part yah makin tinggi part nya makin seru😉
.
.
.
.
.
.
.
Angga Dirgantara❤
******************************
Seperti biasa pagi ini Lenna sedang berjalan memasuki gerbang SEMANSA, sambil memasukan tangan mungil nya di dalam kantung jaket rajut berwarna kuning kesayangan nya, dengan rambut yang di biarkan terurai tanpa make up membuat wajah gadis tersebut kelihatan cantik alami.
Matahari sudah mulai kelihatan, murid-murid SEMANSA sudah banyak berdatangan, hari ini Lenna agak kesiangan karena Kinan. Pagi pagi Lenna sudah sibuk menyuruh Kinan untuk Mandi dan jangan keluar kamar sampai Lenna datang.
Suara kendaraan terdengar nyaring membuat para siswi yang berada di parkiran langsung teriak Histeris. Yah siapa lagi Kalau bukan pasukan Abstrak dengan motor gede nya dan tidak lupa jaket kesayangan mereka yang berlogo Abstrak. Lenna akui pasukan Abstrak itu emang tampan dan yang paling mencolok adalah Angga, Bayu, Regan, Bima, Niko dan Bagas.
Lenna melihat kehadiran kerumunan motor tersebut dan matanya menangkap sosok Angga yang sedang menggonceng Vina, Lenna hanya tersenyum miris dan berlaku pergi dengan cepat, pagi pagi sudah olahraga hati.
Angga membuka helem nya tak sengaja melihat Lenna yang berlari ke dalam sekolah, Angga langsung turun dari motor dan ingin mengejar Lenna, karena dari kemarin Lenna tidak membalas semua pesan nya.
"Ga, mau kemana?" Tanya Vina sambil menahan tangan Angga.
"Bukan urusan lo!" Ketus Angga dan langsung menepis tangan Vina, "lain kali gak usah ikut gue!"
"Bos parah banget!" Ucap Niko menggeleng kan kepala nya.
"Gak punya hati hiks hiks!" ucap Bayu dengan gaya alaynya.
"Bos pagi pagi udah ngebucin aja, kalah gua, skuy lah gue juga!" Ucap Bima mengambil HP nya dan mulai chat pacar ke ketujuh nya, emang dasar biawak.
Lenna berlari ke arah kelas nya dengan napas yang tak beraturan, Kara yang melihat itu hanya heran hantu mana yang mengejar teman satunya itu.
"Lo kenapa Len?" Tanya Kara heran.
"Tolong aku! Kalau ada Angga mau kesini bilang aja aku belum ke kelas," ucap Lenna panik dan bersembunyi di bawah meja.
"Loh kenapa? Kalian belum baikan?" Ucap Kara bertanya, terkadang Kara heran yang pacaran siapa yang sulit siapa, untung sahabat.
Dan benar saja Angga muncul di ambang pintu dengan rambut yang berantakan dan keringat di dahi nya, sepertinya habis lari. Astagah kondisi gitu aja bos Abstrak itu ganteng, aelah lelah adek bang, "Astaghfirullah, ingat kara, Regan mau lo apakan?" Ucap Kara memukul jidat nya.
"Lenna mana?" Tanya Angga tanpa basa basi dengan raut wajah dingin nya.
"Nyesel gua bilang ganteng, watak nya tetap aja kejam dan dingin kayak kulkas tiga puluh pintu!" Ucap Kara di dalam hati, "gua gak tau?" Ketus Kara.
"Jangan bohong!" Tekan Angga dengan mata yang menyelidiki Kara.
"Gua gak bohong lihat aja sendiri!" Tekan Kara balik.
KAMU SEDANG MEMBACA
Angga Dirgantara [on Going]
Teen Fiction[Follow sebelum membaca] "Ga lo kenapa? Dari tadi gue liat muka ditekuk terus, kayak monkey tetangga gue yang sering curi pisang emak gue!" Ucap Bagas bertanya, itu bertanya atau curhat bang. Angga melirik sinis ke arah Bagas, enak aja muka genteng...
![Angga Dirgantara [on Going]](https://img.wattpad.com/cover/243851669-64-k558287.jpg)