Kini telah hancur semuanya, saat aku tahu bahwa ternyata pacarku selingkuh dengan temanku sendiri.
Dan yang lebih menyayat hati saat aku harus tahu temanku membantu pacarku dalam menyakiti hatiku.
Dan yang menghancurkan lagi, saat mereka terang- terangan bilang bahwa mereka sudah pacaran jauh sebelum aku dengan dicky.
Jadi disini. Aku cewe selingkuhannya? Mengapa ini begitu menyakitkan. Rasanya ingin marah, tapi bahkan aku gapantes untuk marah. Aku orang ketiganya, aku gaberhak marah.
Kenapa di saat aku udah mulai move on dan benar benar mencintai dicky, kenapa aku harus menerima kenyataan kalau dicky ga sungguh -sungguh cinta aku.
Terus aku harus gimana sekarang, aku cuma punya aldi disini, aldi yang udah gapunya waktu lagi buat aku karena femi.
Kalau gaada aldi biasanya aku main sama baby, cuma baby temanku, dan cuma baby teman yang berani nusuk aku dari belakang.
"Maaf ya gue peluk peluk lo, lo kan udah punya cewe" ucapku sambil melepaskan pelukan itu.
"Punya cewe?"jawab aldi bingung
"Iyah... Femi.."
"Dia cewe lo kan?" tanyaku meyakinkan.
"Jadi... Lo gatau..? Kalau gue... udah putus?" tanyanya dengan menatapku penuh pertanyaan.
"Hah...? Apahh? Lo putus?"
"Yap.. Dia putusin gue" sahut aldi dengan senyuman.
"Lah ko lo seneng seneng aja si.. Ga sedih"
"Emang apa yang mesti di sedihin sih. Udah ketawan dia ga cinta gue kan, masa mesti di tangisin jijiin banget deh" katanya menggampangkan.
"Sorry ya bang tapi lo pernah nangisin dia " ledekku sambil merebahkan tubuhku di ranjang.
"Udah gosah di inget- inget lagi gue jiji tau" jawab aldi dengan merebahkan diri di sebelahku.
"Berarti kita sama - sama jomblo lagi ya bang"
"Iya nad..." jawab aldi dengan ekspresi murung.
"Yaaaa... sedih banget kita sebagai manusia tersuckity" kataku sambil memeluk leher aldi.
"Miris banget ya nad hidup kita"
"He'eh bang" ucapku sambil melepas pelukan itu dan melihat langit langit kamar.
"Eh nad mikir ga sih kalau misalnya ada hal positifnya juga kita jomblo" ucap aldi.
"KITA BISA SAMA SAMA LAGI.......!!!!!!!" teriak kami bersamaan.
Akupun memeluk aldi dan aldi membalas pelukanku dengan erat..
"AAAAAA.... I LOVE YOU ABANGGGG......!!!!!!" kataku girang
"Love you too nad......."
"Eh gue yakin deh setelah ini kita gabakalan musuhan lagi"
"Halah gue sih ga begitu yakin, karena ngadepin orang kaya lo mah susah nad.." ledeknya.
Aldipun meninggalkan ku di kasur dan turun menuju dapur. Eh tapi kayanya bukan... Tuhkan aldi mau ke kolam pasti...
"Iiii emang gue se-rese apa sih dimata lo...." keluhku sambil mengejar aldi ke kolam.
Di kolam..
"Lo inget ga nad tempat ini..."
"Engga ga inget hihi" ucapku dengam cekikikan sambil memeluk aldi dari belakang.
"Lo tuh ada apa si peluk peluk terus manja tau ga..." ledek aldi dengan melepas pelukannya.
Aldipun menatap mataku dengan senyuman yang lebar, sepertinya dia memang sedang mencari sesuatu dalam diriku.
KAMU SEDANG MEMBACA
just friend
Teen FictionKetika kita sadar cewe dan cowo gabisa selamanya temenan tapi saat salah satu dari mereka mengambil keputusan, dan saat itu pula mereka akan bersatu -- just friend.
