17

2.4K 295 20
                                        

Tes..Tes...satu, dua, tiga.
Apa ada orang???
Woilahh... yang baca sampe ratusan tp yg ngevote cmn puluhan. Aing butuh tenaga nih buat nulis, tolong dong di vote ya, follow jg sekalian kalau bisa heheh.

Ok, makasiii buat yang udah ngikutin trs cerita author'3'

.
.
.
..

Sudah 1 jam lebih sejak Sunoo memberikan lokasinya ke Beomgyu. Namun tampaknya Sunoo masih berpikir keras, apakah dia keterlaluan?

Soonu sebenarnya tidak mau menipu hyung kesayangannya tapi entah kenapa dia memberi lokasi palsu kepada Beomgyu.

"Hanbin hyung.... Bagaimana ini?" Tanya Sunoo sambil menggigit kukunya khawatir.

Hanbin yang tidak tahu menau tentang kekhawatiran Sunoo hanya menatap Sunoo heran. Pasalnya mereka sekarang sedang menikmati makanan di sebuah restoran terdekat, namun Sunoo dari tadi sangat asik dengan ponselnya.

"Aku memberi lokasi palsu ke Beomgyu hyung, eum... tapi kan tidak mungkin hyung percaya begitu saja. Secara kita berdua baru keluar beberapa menit yang lalu, masa Beomgyu hyung percaya kita sudah di restoran yang jarak tempuhnya 4 jam lebih?"

"Kau harus memberi tahu hyungmu Sunoo, aku takut Beomgyu tidak kepikiran sampai kesana."

"Mampus aku, benar juga apa kata Hanbin hyung." Batin Sunoo

Buru-buru Sunoo menghidupkan ponselnya yang sempat mati dan mengirim pesan kepada Beomgyu.

"Sudah?" Tanya Hanbin

Sunoo hanya mengangguk sebagai jawaban.

~~

Sementara itu di dalam mobil 3 namja tersebut masih saja ribut tak jelas. Eh, maksudku hanya dua namja, Beomgyu cuman jadi pendengar aja soalnya.

"Apakah benar mereka ke sana Cookie? Aku sepertinya tidak yakin." Lagi-lagi Jaeyun menanyakan pertanyaan yang sama sejak dia melihat lokasi yang di berikan Sunoo.

"Kau cerewet sekali. Fokuslah menyetir!" Bukan Beomgyu yang menjawab, melainkan orang di sebelah Jaeyun.

"Aku berbicara kepada Beomgyu, bukan makhluk jadi-jadian. Jadi, tidak usah ikut campur." Semprot Jaeyun.

"Aku tidak tahu, tapi kata hatiku bilang bahwa mereka ada di sana." Cicit Beomgyu dengan suara imutnya yang membuat 2 namja di depan gemas.

"Wah...Benarkah? Tapi kata hatiku juga bilang bahwa Choi Beomgyu itu jodohku yang sebenarnya." Ucap Jay dengan kepercayaan diri yang tinggi.

Beomgyu yakin, sebentar lagi akan dimulai perang adu mulut entah yang keberapa kalinya antara dua namja ini.

"Receh sekali." Ejek Jaeyun.

"Iri bilang bos."

"Iri? Hahahaha. Bahasa dari planet mana itu? Sorry, dalam kamus Jaeyun tak ada kata iri."

"Cuihhh. Bilang saja kau tak pandai menggombal."

"Gombalanmu itu sangat murahan, ga selevel denganku."

"Iya ya, kita kan memang tidak selevel. Kau kan tidak romantis dan juga tidak pandai menggombal. Upsss hahaha."

"AKU BISA." Geram Jaeyun, mencoba masih tetap fokus ke jalan.

"Sstttttt. Jangan keras-keras! Suami cantikku sedang tidur." Ucap Jay sambil menunjuk Beomgyu yang sedang tertidur dengan posisi yang sangat imut di belakang.

But In Love✓Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang