AMW. 12

4.1K 621 164
                                        

double update~

Suara riuh tepuk tangan memenuhi ruangan begitu Jungkook memasangkan kalung dileher Lisa

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Suara riuh tepuk tangan memenuhi ruangan begitu Jungkook memasangkan kalung dileher Lisa. Pemuda itu membalik badan Lisa agar kembali menghadapnya, kemudian menyentuh dagu Lisa.

"Don't kiss me." Desis Lisa begitu Jungkook mendekatkan wajahnya.

Jungkook menatap manik Lisa dari jaraknya yang begitu dekat saat ini, ia kemudian menjauhkan wajahnya dan para tamu mendesah kecewa.

Lisa tersenyum menatap para tamu, mengedarkan pandangannya sebelum akhirnya mata terpaku, ia kemudian berlalu meninggalkan Jungkook ditempatnya. Ia berjalan cepat, sedikit mengangkat gaunnya. Begitu ia sudah dekat, langkahnya memelan lesu, matanya sarat akan keputusasaan yang begitu dalam.

Ia berusaha tersenyum, kedua tangannya terulur kedepan, menarik seseorang kedalam pelukannya. Lisa memejamkan matanya.

"Ryujin, i miss u."

Dalam pelukan Lisa, Ryujin tersenyum, memejamkan matanya merasakan kecupan Lisa dipelipisnya.

"Maaf terlambat, Asa."

Hati Lisa menghangat mendengar panggilan yang begitu ia rindukan. Sekarang, ia kembali menjadi Asa-nya Ryujin.

Lisa melepas pelukannya, menggenggam kedua tangan Ryujin.

"Kenapa menghilang? Satu tahun... kemana kau selama itu?"

"Maaf."

Lisa mendengus kemudian menepuk pipi Ryujin dua kali.

"Setelah ini, jangan menghilang lagi."

"Tidak akan."

◆ AT MY WORST ◆

"Dimana Ryujin?"

Lisa melirik sinis kearah Jennie yang sibuk mengedarkan pandangannya. Acara sudah selesai setengah jam yang lalu, dan mereka kini tengah bersantai ditepi kolam. Lisa, Jungkook, Jennie dan Yoongi.

Jungkook memejamkan matanya dipangkuan Lisa, keduanya masih bungkam, sama sama tak memulai percakapan sepatah katapun sejak tadi.

"Kenapa kalian selalu tak mengatakan apapun padaku!?" Sarkas Lisa tak terima.

Jennie terkekeh, menyenderkan kepalanya pada Yoongi yang menyimak dengan memegang segelas cocktail.

"Pembalasan?"

Lisa mencebik tak suka, tanpa sengaja tangannya menyenggol dagu Jungkook agak keras, membuat pemuda itu mengeluh namun Lisa tetap mengabaikannya.

"Hati hati."

"Diam, aku malas mendengar suaramu!"

Lisa meraih segelas Cognac, hendak meminumnya jika saja tangan Jungkook tak menahannya. Pemuda itu menurunkan tangan Lisa, lalu mengambil alih gelasnya untuk diletakkan pada tempat semula.

At My WorstTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang