Benicio menatap ponselnya dengan tatapan redup. Mengingat itu adalah telepon terakhir dari sahabat istrinya, Benicio tampak mengerti perasaan Scarlett.
"Maaf Ashton. Aku masih merasa aku diawasi," ucap Benicio sebelum menghapus kontak milik Judie.
Benicio pun berjalan sambil mengawasi sekitarnya. Dia harus fokus untuk langkah selanjutnya. Yaitu menelepon bosnya. Dia pun mencari kontak bosnya dan segera menelepon bosnya yang bernama Gail itu.
"Benicio! Untung saja kau menelepon. Kita harus bertemu," ucap bos itu dari telepon. Benicio hanya menghela nafas karena ini pasti hal yang berat.
"Baiklah bos. Kirim saja lokasinya. Saya sudah tidak musuh," ucap Benicio sebelum bosnya menutup telepon dan mengirim koordinat lokasi mereka akan bertemu. Benicio pun segera menuju ke lokasi itu.
Lokasi itu terletak di arah selatan pinggiran kota. Tepatnya di sebuah mobil Roll-Royce yang terparkir di dekat perbatasan kota. Mobil khas yang dimiliki oleh Gail. Sehingga tanpa pikir panjang, Benicio langsung menaikinya.
"Kenapa bos memanggil saya kemari?" tanya Benicio sambil mengeluarkan laptopnya.
"Anda mau apa dengan laptop itu? Mau meretas? Memantau? Tidak akan ada gunanya," ucap Gail.
"Entahlah, saya merasa harus mengeluarkannya," ucap Benicio lalu dihadiahi dengan bosnya yang mengangkat bahu.
"Data perusahaan bocor. Aset dari keluarga Filipe telah diketahui musuh. Namun semua anggota perusahaan itu belum tahu mengenai data - data kita. Sehingga sebelum mereka tahu, saya mau anda mengendap - endap ke perusahaan musuh dan curilah data mereka," ucap Gail dan dibalas dengan anggukan Benicio. Namun wajah Benicio berubah murung mengingat sesuatu.
"Jangan khawatirkan istri dan bayimu. Saya akan menjaga mereka. Kamu pulanglah sebentar dan berpamitan. Jangan menyesal, Walter," ucap Gail dan Benicio kembali mengangguk.
"Bos, saya akan menyamar menjadi pekerja kebersihan. Bisakah anda menyediakan seragamnya besok? Itu akan sangat membantu sekali. Maaf saya lancang," ucap Benicio.
"Tidak Walter. Saya akan membantu sebisa mungkin. Kamu telah berusaha banyak dan menyediakan seragam saja rasanya tidak terlalu membantu. Saya percaya padamu," ucap Gail.
"Baik, bagaimana kalau kita lihat baju - baju mereka dari satelit? Kita kan tidak pernah berkunjung ke sana bos," ucap Benicio sebelum mengutak - atik laptopnya. Setelah mendapatkan foto dari pekerja kebersihan musuh, mereka akhirnya berpamitan.
Di luar, Benicio menghela nafas dan menatap padang rumput di depannya.
"Aku harus pulang," ucap Benicio.
KAMU SEDANG MEMBACA
Save The Baby (Complete)
Mystère / ThrillerBenicio Walter menghadapi bahaya besar dimana perusahaan tempat dia bekerja diancam oleh perusahaan musuh. Dimana musuh itu juga mengincar istrinya, Scarlett yang sedang mengandung buah hati mereka. Kisah kejar mengejar ini apakah berakhir bahagia?
