Scarlett berdiri di depan sebuah rumah sambil melihat sekelilingnya. Sekarang dia sudah berada di desa terpencil di China. Desa itu terletak agak jauh dari pelabuhan dan agak sulit ditemukan oleh orang asing bahkan masyarakat China sendiri.
"Baik, Scarlett dan Hanna sementara akan tinggal di sini. Aku dan Naren akan membayar semua keperluan kalian. Beberapa fasilitas sudah tersedia di rumah ini seperti tempat tidur dan dapur. Sehingga kalian bisa dengan nyaman tinggal di sana. Maaf rumahnya seperti ini dan daerahnya juga seperti ini. Kita hanya takut kalian ketahuan," ucap Aska dan dibalas dengan anggukan Hanna serta Scarlett.
"Ini semua sudah cukup untuk kita. Terima kasih banyak," ucap Scarlett sambil tersenyum ke arah kedua saudara itu.
Sementara Scarlett bersembunyi di China, Benicio yang jauh di Kanada sedang berhadapan dengan temannya, Frank. Mereka sedang mendengar rekaman suara yang Benicio rekam ketika berbicara dengan Luca dan Mr. Jacob.
"Apakah itu cukup untuk dilaporkan polisi?" tanya Benicio sambil membersihkan kacamatanya yang berdebu.
"Sepertinya cukup. Aku akan melaporkannya pada ketua," jawab Frank sambil mengambil ponsel Benicio lalu segera ke ruang ketuanya dengan Benicio mengikuti di belakangnya.
"Pak Leonard, saya menemukan kasus jual beli manusia di dalam rekaman ini. Suara dari rekaman ini milik Manuel Jacob beserta adiknya yaitu Luca Jacob. Lalu Tuan Benicio Walter juga mengaku bahwa istrinya telah diculik dua orang kakak beradik itu," lapor Frank pada ketuanya yang bernama Leonard itu.
Pak Leonard pun menyimak rekaman suara yang ada di ponsel Benicio. Mendengar semua itu, Pak Leonard rasa semua hal itu cukup membutuhkan penjelasan. Sehingga dia menyuruh timnya untuk menginterogasi Luca dan Mr. Jacob.
Benicio menghela nafas pasrah melihat ponselnya yang harus ditahan polisi. Mengingat semua foto Scarlett tersimpan semua di ponselnya.
"Pak Walter, saya dengar istri anda diculik dan menghilang. Bisa beritahu kami identitas istri anda dan juga kondisinya?" tanya seorang polisi dan Benicio pun langsung mengiyakan permintaan itu.
Setelah ditanya - tanyai oleh polisi itu, Frank berlari ke arah ketuanya dengan raut wajah marah. Sepertinya ada masalah dalam interogasi.
"Luca dan Manuel Jacob tidak kami temukan di kediaman mereka. Kami sudah mencari juga ke tempat - tempat yang sering mereka kunjungi. Bahkan yang paling jarang pun sudah kami selidiki. Kami tidak menemukan mereka," lapor Frank dan membuat kening Benicio berkerut.
"Ini mencurigakan. Cepat cari ke seluruh kota dan minta bantuan polisi kota lain. Dua orang ini tidak bisa dibiarkan," ucap Pak Leonard dan langsung dilaksanakan Frank.
"Pak, foto Scarlett ada di ponsel saya. Tambahan lagi, orang yang diculik bukan hanya istri saya. Bos saya, Gail Filipe, juga menghilang diculik mereka. Seperti yang di menit terakhir rekaman suara," ucap Benicio kepada polisi di depannya.
"Baik, para tim polisi akan mencari mereka. Kami akan membagi dua tim dan sepertinya anda bisa bergabung di tim pencarian istri anda," ucap polisi itu sebelum melapor ke Pak Leonard.
Benicio menghela nafas sekali lagi dan segera membersihkan kembali kacamatanya. Melihat kacamata itu, Benicio jadi ingat kebiasaan Scarlett yang selalu membersihkan kacamatanya.
"Scarlett, dimana kamu?" tanya Benicio dengan suara lirih sambil menatap kacamatanya dengan sendu.
KAMU SEDANG MEMBACA
Save The Baby (Complete)
Mystery / ThrillerBenicio Walter menghadapi bahaya besar dimana perusahaan tempat dia bekerja diancam oleh perusahaan musuh. Dimana musuh itu juga mengincar istrinya, Scarlett yang sedang mengandung buah hati mereka. Kisah kejar mengejar ini apakah berakhir bahagia?
