Maaf kalau banyak typo...
Happy Reading!
** ** **
Menuju makan siang, Mbak Julia yang baru saja keluar dari ruangan Pak Jaehyun memberikan pengumuman kepada karyawan bagian Pendidikan dan Pelatihan, yaitu aku, Mark, dan Lucas.
"Hari ini lo pada jangan makan siang sendiri-sendiri, ya. Soalnya Pak Jae mau traktir kita makan di Bottega." Ujar Mbak Julia yang sontak membuat Mark dan Lucas terlihat sangat antusias dan hampir menimbulkan kegaduhan.
Aku pun berjalan menghampiri Mbak Julia dan bertanya kepada perempuan itu, "dalam rangka apa Pak Jaehyun traktir kita, mbak?"
"Bilangnya sih dia abis dapet bonus gede-gedean, makanya berani traktir kita di Bottega."
"Kapan lagi kita makan fancy di Bottega?" Ujar Lucas yang ikut nimbrung dengan kami.
"Giliran gratis aja lo paling heboh." Ejek Mbak Julia.
Baru saja aku akan membuka mulut dan bertanya, tetapi Mark kemudian menyuarakan apa yang sedang aku pikirkan. "Tunggu, kenapa cuma anak diklat (Re: Pendidikan dan Pelatihan) mbak yang diajak makan?" Tanya Mark.
"Karena yang lain udah dapet giliran. Nah, tinggal kita doang yang belum kebagian." Ujar Mbak Julia yang dibalas dengan anggukkan kepala oleh Mark.
Mbak Julia ini adalah Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan. Sementara aku, Mark, dan Lucas adalah staff Pendidikan dan Pelatihan --atau bisa dikatakan kami adalah 'anak buah' Mbak Julia. Kami berhubungan langsung dengan Kepala Urusan Pengembangan SDM, yaitu Pak Doyoung --yang dimana membawahi dua Kepala Seksi, yaitu Kepala Seksi Rekrutmen dan Pengembangan Karier --yang dipimpin oleh Pak Yuta, serta Kepala Seksi Pendidikan dan Pelatihan yang dipimpin oleh Mbak Julia sendiri.
"Genta, btw lo udah input data peserta diklat tahap pertama belum?" Tanya Mbak Julia setelah itu.
"Udah kok mbak," aku mengangguk, "mau aku kirimin file-nya sekarang?"
"Boleh deh, mau di cek lagi soalnya sama Mas Doyoung. Abis itu mau langsung dikasih ke Pak Taeil."
"Emang kapan diklat-nya dimulai?" Mark kemudian ikut ke dalam obrolanku dan Mbak Julia.
"Bulan depan, dan lo semua harus ikut gue ke tempat diklat. Kita disuruh sama Pak Taeil buat lihat-lihat situasi di sana." Jelas Mbak Julia dengan detail.
"Kita dapet komisi nggak?" Tanya Lucas tiba-tiba.
"Harusnya sih dapet ya, tapi nanti gue coba tanya Pak Jae lagi deh."
"Kalo nggak dapet, gue nggak mau ikut." Rengek Lucas.
"Lo bilangnya jangan ke gue. Sana bilang langsung ke Pak Jae." Sahut Mbak Julia yang seketika membuat Lucas menciut. "Berani nggak lo?"
"Emang dimana diklatnya dimana, mbak? Masih area Jakarta, kan?" Tanya Mark sekali lagi.
"Gue denger-denger sih yang sekarang ini di Bandung."
"Jauh banget, mbak? Itu mau diklat apa liburan?" Sambar Lucas.
"Lo bisa tanya ke Pak Taeil, karena beliau yang kasih saran ke kita buat ngadain diklat di Bandung." Kata Mbak Julia.
Pak Taeil --Direktur Utama di perusahaan ini, sekaligus menjadi orang yang memegang jabatan tertinggi dalam jajaran Direksi.
"Nggak jadi deh, level beliau terlalu tinggi buat gue." Ujar Lucas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Let's Get Married [NCT Jung Jaehyun]
FanfictionBaru enam bulan menjadi karyawan, Magenta sudah dihadapkan dengan pilihan tersulit dalam hidupnya --dilamar oleh atasan sendiri. Gadis itu tidak mengerti bagaimana seorang pria cuek, keras kepala, dan dingin seperti Jung Jaehyun bisa mengungkapkan k...
![Let's Get Married [NCT Jung Jaehyun]](https://img.wattpad.com/cover/246898603-64-k903721.jpg)