40. Other Side

123 15 0
                                        

"Biarin Jojo jadi ayah dari anak gue.."

Plak

Nara reflek nampar Irene karena menurutnya Irene kelewatan. "maafin gue, Ren. Tapi Alan lah yang seharusnya yang tanggung jawab"

"TAPI GIMANA?! DIA NGGA MAU!" Irene marah trus ngebenturin kepalanya sendiri ke tembok berulang kali, dan itu ngebuat Nara makin syok. Penjaga diluar kamar ngga ada yang peduli dan cuman diem.

Irene berulang-ulang ngelakuin hal yang sama, sampai akhirnya Nara narik Irene trus dorong gadis itu ke atas kasur.

"lo waras kan?!" tanya Nara berteriak.

"semua orang benci gue! Termasuk lo, Nar! Lo benci gue.. Lo ngga nganggap gue sebagai temen!" tangis Irene makin histeris.

"semua orang emang ngga ada yang peduli sama kebahagiaan gue!" teriak Irene sambil menggeliat di atas kasur dan terus menangis.

Nara ngga tahan liat keadaan Irene, dan dia ikut ngeluarin air matanya. "Ren, stop! Ayo, kita buat Alan tanggung jawab!"

Irene terdiam sejenak, dan nafasnya mulai teratur.

Keadaan kamar sekarang jadi hening banget. Irene natap kedua mata Nara dalam.

"HAHAHAHAHA.." Irene ketawa gede sambil ngedorong tubuh Nara.

Nara masih diam, membeku di kamar Irene. Semuanya terjadi begitu aja dan sulit untuk di cerna otaknya.

Irene senyum miring dan nepuk kedua tangannya. "gue muak sama orang-orang, fake! Dan gue benci liat orang bahagia!"

Bugh!

Bugh!

Punggung Nara di pukul keras dua kali dari belakang, sampai dia ambruk kelantai. Pandangan Nara mulai kabur dan bibirnya bergetar pengen teriak.

"tangkap cowonya juga. Sita hp mereka" itulah suara Irene yang dapat Nara denger beberapa detik sebelum matanya terpejam.









***

"lepasin gue! Brengsek!"

Plak

Nara membuka matanya perlahan, mata Nara menyipit untuk menyesuaikan cahaya yang masuk. Samar-samar dapat Nara lihat Irene yang lagi nampar Jojo. Disini juga terdapat dua orang penjaga Irene.

"bangun juga.. Hai, Nar" sapa Irene.

Badan Nara di iket di sebuah tiang. Kalau dilihat dari penampilannya ruangan Ini adalah ruang bawah tanahnya Irene.

Begitupun Jojo, yang badannya di iket di kursi dan tangannya juga di iket. Wajah Jojo babak belur, dapat Nara tebak itu hasil karya penjaganya Irene.

Nara mulai nangis. "Irene.. Lepasin gue.."

"lepas!!" Jojo memberontak di kursinya dan langsung dapat pukulan dari penjaga Irene. "bangsat!" upat Jojo.

"gue lepasin kalian? nggak akan pernah!" bentak Irene.

"orang tua, pacar, dan temen sendiri... Kalian bajingan! Orang-orang munafik!" teriak Irene lalu ngelampiasin pukulannya ke Jojo berkali-kali. Jojo cuman bisa meringis nerima pukulan itu.

"Irene!" teriak Nara.

"apa? Lo ngga suka?" Irene ketawa lalu ngeluarin pisau dari sakunya.

Nara liat ke arah dua penjaga. "lo semua bencong apa?! Berhentiin ini semua! Udah pada gede tapi otak gak guna cuman gara-gara uang!"

MY OLD FRIEND [END] Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang