➳ Terinspirasi dari pemikiran author sendiri,bila ada kesamaan dengan milik orang lain maka itu hanya kebetulan :)
Lanjutannya? Cek akun @Haruluvr yehh^^ see you there!
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Mau kemana kau? ________________________________
Eunji yang mendengar sahutan itupun berhenti lalu berbalik dan mendapati Soodam yang sedang menatapnya curiga.
"Hm? Oh tidak kemana-mana, hanya ada urusan sebentar"jawab eunji santai.
"Benarkah?"tanya soodam santai sambil berjalan mendekat ke eunji.
"Hmm, kau tidak akan pergi untuk memanfaati orang lain kan Park Eunji?"sambung soodam santai.
"Dengar baik-baik,gue gak pernah memanfaatin orang lain demi keuntungan gue sendiri"ucap eunji dengan nada serius kali ini.
"Ya ya ya, berpura-pura dekat dengan chenle agar mendapat pekerjaan dari kakaknya... Bukankah itu namanya memanfaatkan?"Ucap soodam.
"Terserah lo mau bilang apa tentang gue,gue gak peduli, karena apa? Itu semua nggak benar!"ketus eunji sambil berbalik dan berjalan pergi meninggalkan soodam yang merasa bangga karena telah berhasil memancing amarah eunji.
Skip*
"Lo sakit yah eun?"tanya seojun santai sambil memakai helm nya.
"Hah? Ng-nggak kok"jawab eunji yang kebingungan.
"Terusss,kenapa datang-datang nafasnya menggebu gitu? mana mukanya merah pulaa"tanya seojun lagi sambil terkekeh.
"O-ohh,ta-tadii,eunji buru-buru kesini,makanya eunji lari,jadi mungkin karena ituu"jelas eunji.
"Kurang ngerti bicara apa tapii yaudahlah, kalo gitu ayo naik" batin dan ucap seojun sambil menaiki motornya.
Eunji juga langsung menaiki motor seojun dengan hati-hati.
"Sudah?"tanya seojun dari balik helmnya.
"Iyah"jawab eunji yang langsung memegang pundak seojun.
"Okeh pegangan yang kuat yah, kalo bisa mending pegang di pinggang gue aja eun,soalnya entar gue bakal jalan cepet sedikit,waktu soalnya"jelas seojun.
"Oh,yaudah"balas eunji dengan polosnya lalu melingkarkan tangannya ditubuh atau lebih tepatnya lagi pinggang seojun.
"Hehe,pegangan yang erat yah!" seru seojun yang terkekeh dari balik helmnya.