11

4.7K 379 24
                                        

Aries Lussiano & Libra Olietha

Aries Lussiano & Libra Olietha

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

•••

Sia-sia aja mukanya ganteng, tapi kalau main game aja nggak bisa.

-Si Bocil Cerdas, Libra Olietha-

•••

Langit mengerang kesal. Entah sudah keberapa kalinya Dia kalah bermain game online dengan adiknya sendiri yang bahkan masih berumur 7 tahun. Itu seakan menjatuhkan harga dirinya, tahu! Apalagi adiknya itu perempuan dan selalu menampilkan wajah datar. Libra Olietha, namanya. "Sial, Gue kalah lagi!"

Libra meletakkan ponselnya di kasur sang kakak. Jujur, Dia bosan selalu menang dari kakaknya yang kelewat bodoh itu. Gadis kecil itu sudah berusaha mengalah dan memberi celah agar kakaknya menang walau sekali tapi tetap saja kalah. Bodoh, kan? Oke, Dia memang adik durhaka, tapi bayangkan diri Kalian sebagai Libra yang selalu menang terus menerus untuk permainan yang sama dan ujung-ujungnya Langit akan merengek seperti anak kecil.

Sebenarnya siapa, sih, yang anak kecil di sini?!

"Ck, kenapa Kakak kalah terus sih? Kalau gini jadinya nggak bakal ada cewek yang mau sama cowok noob kayak Kakak, tahu!" Libra menyilangkan tangannya di dada dan menatap Langit sanksi, "Sia-sia aja mukanya ganteng, tapi kalau main game aja nggak bisa." Lanjutnya.

Laki-laki itu menghembuskan napas kasar. Sabar Lang, sabar, Dia adik Lo! Katanya dalam hati. Ia tak bisa membalas ucapan adiknya itu karena memang benar apa adanya. Bahkan Sammy yang terkenal akam kebegoannya di 12 IPA 7 sangat jago dalam memainkan semua game.

Ceklek

Seorang anak laki-laki yang berbeda dua tahun dari Libra masuk ke kamar Langit yang kacau oleh cemilan yang berserakan di mana-mana dan kasur yang tak tertata dengan rapi. Dia tersenyum miring, "Kak Lang kalah lagi? Wow, what a surprise!"

Langit mendelik kesal, "Diem deh, Lo! Masih bocah aja belagu!" Namanya Aries Lussiano, adik pertama dari Langit. Sedangkan Libra adalah adik keduanya. Mereka memang bukan anak kembar, tapi entah mengapa pemikiran Mereka selalu sama dan itu membuat Langit pusing tujuh keliling karena seringnya tak paham dengan tatapan arti yang mereka perlihatkan.

Aries mencibir, "Iri bilang, Karyawan!"

"As-"

"LANGIT ANGKASA!!!"

"IYA, BUN!

Tabahkanlah hati Langit, Ya Allah.

•••

Adkha mengerutkan kening saat menemukan sosok adiknya yang berjalan ke arahnya dengan wajah lesu. Tak ada raut wajah penuh semangat seperti tadi pagi. "Kamu kenapa? Ada masalah? Ada yang gangguin Kamu?" Tanyanya lembut dan hanya dibalas gelengan pelan, "Nggak ada kok, Zalen cuma capek aja, pengen istirahat."

The Transmigration of Souls : The Same World [ END ]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang