26

480 69 3
                                        

WARNING!!!!ADA UNSUR KEKERASAN DI CHAPTER INI KALAU GA MAU BACA BOLEH DI SKIP













"APA KALIAN BILANG?!MEREKA SUDAH KABUR DARI DUA HARI YANG LALU DAN KALIAN BARU MENYADARINYA?!"bentak yena

Ya, yena sudah mengetahui bahwa hyewon,minju,yuri dan yujin sudah kabur dari rumahnya saat ia sedang tidak ada di sana

"Gw ga mau tau, 3 hari dari sekarang kalian harus bisa menemukan ke empat orang itu"ucap yena

"Kalah kalian gagal, kuburan menanti kalian"ucap yena lagi

"Ba-baik tuan"ucap bawahan yena

Yena tidak habis pikir kenapa menjaga ke empat orang itu sangat susah bagi bawahannya?

Dan yena juga tidak habis pikir kenapa satpam rumahnya dengan sangat mudah percaya kepada alasan yang di berikan hyewon dan mengizinkan mereka keluar dari rumahnya

"AHHH SIALAN KALIAN SEMUA"teriak yena frustasi

Yena bingung,sedih dan marah

Bingung kemana harus mencari mereka, sedih karena yuri kabur dari nya dan marah karena ia tidak bisa menahan yuri yang ingin kabur darinya

"Gw harus pulang sekarang juga"ucap yena sembari membereskan barang-barangnya dan menelpon bawahannya untuk segera menyiapkan kendaraan untuk kembali pulang ke rumahnya

"Siapkan kendaraan dalam 20 menit jika saya sudah di bawah dan kendaraan belum siap, kalian akan saya pecat"ucap yena saat menelpon

Yena tidak membawa hyewon dan yujin karena yena sudah membawa sekitar 5-10 orang untuk menemani perjalanannya

Yena berfikir untuk memberikan hyewon dan yujin waktu istirahat saat mereka sedang tidak ikut bersama yena, namun sekarang yena sangat menyesal membiarkan mereka berdua tidak ikut

Yena bukan hanya kehilangan yuri tapi juga kehilangan hyewon dan yujin sang tangan kanan kepercayaan dia

"Sialan sialan sialan"racau yena

"Kenapa pas gw udah buka hati ke lo,lo pergi?"ucap yena

Tidak yena sadari, dia sudah menangis sedari ia mengetahui bahwa ke empat orang itu kabur darinya

"Setidaknya lo harus pamit ke gw kalau lo mau pergi yuri, bukan kayak gini"ucap yena masih dalam isak tangisnya

"Tuan mobil sudah siap"ucap bawahan yena

"Ok"jawab yena

Yena berjalan cepat dan masuk begitu saja ke dalam mobilnya tanpa berkata sepatah kata pun

Mobil bergerak cepat menuju bandara tempat pesawat pribadi yena sedang menunggu

Di sisi lain

Yuri sedaritadi merasa tidak tenang entah karena apa, yang pasti yuri dengan sangat tiba-tiba merindukan yena

Sangat, yuri sangat merindukan yena entah kenapa

Namun bukan itu yang membuat yuri tidak tenang, ada hal lain yang membuat yuri tidak tenang namun yuri juga tidak tau penyebab ia menjadi seperti ini karena apa

"Yuri"panggil minju

"Hm"jawab yuri

"Minum dulu susunya"ucap minju sembari menyodorkan segelas susu khusus untuk ibu hamil

"Makasih"jawab yuri pelan

Yuri meminum susu yang di buatkan minju untuknya dengan cepat hingga membuat minju sedikit takut yuri akan tersedak karena saking cepatnya yuri minum

Psycho || YenYulTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang