Skip
Kini kedua manusia berbeda jenis kelamin dan juga status sosial itu telah sampai di depan pintu megah lainnya—em bisa dibilang itu rumah versi kecil(?) itu menurut yuri, namun menurut yena itu hanyalah sebuah kamar biasa
Setelah berdiri beberapa saat untuk memasukan kode PIN di pintu kamarnya—ribet memang tapi jika itu untuk kenyamanan yena maka yena tak segan-segan melakukan hal yang merepotkan seperti ini,setelah memasukan PIN yena lalu masuk tak lupa menggandeng tangan mungil di belakangnya
"K-kenapa kau membawaku ke kamarmu?"tanya yuri takut
"Lo tidur sm gw"jawab yena singkat
"APA?YANG BENER AJA AKU SAMA KAMU TUH BEDA KELAMIN"yuri yang mendengar jawaban yena tak tahan untuk tidak berteriak
"Trs?"tanya yena
"KAMU PASTI BAKAL APA-APAIN AKU"jawab yuri dan masih tetap dengan teriakannya
"Sshh bisa ga sih ngomongnya pelan, gw depan lo jd ga ush teriak"ucap yena sembari menatap tajam gadis mungil di depannya
"Y-ya kan a-aku takut kamu bakal apa-apain aku"ucap yuri dengan suara yang sudah memelan karena ucapan yena barusan
"Badan tepos kayak gitu ga bakal bikin napsu gw naik"jawab yena enteng
"Sialan"gumam yuri pelan
"Udh sih terima aja"ucap yena "ribet amat hdp lo"sambungnya lagi
"Sialan"tanpa disadari oleh yuri dia mengucapkan kata tersebut kepada yena
Yena yang melihat yuri mengucapkan kata "sialan" hanya tersenyum—menurutnya namun menurut yuri itu bukanlah senyuman tapi sebuah seringai
"Lo td ngomong apa?"ucap yena sembari berjalan mendekat ke arah yuri
"A-apa?aku ga ngomong apa-apa"elak yuri sembari berjalan mundur menghindar dari yena
Yena yang mendengar itu hanya tersenyum tipis dengan kaki yang masih berjalan mendekati gadis jo tersebut
"M-mau a-apa kamu!"ucap yuri panik karena badannya sudah bersandar di dinding kamar yena namun yena masih melanjutkan jalannya
"Hanya ingin bermain sedikit"ucap yena yang sudah berada tepat di depan yuri
Yuri yang melihat yena semakin mendekatkan tubuhnya reflek menutup kedua matanya
1 detik
2 detik
3 detik
4 detik
5 detik
Hingga 15 detik berlalu tidak ada hal yang terjadi, melihat yuri yang menutupkan matanya yena hanya mengeluarkan smriknya
"Apa yg lo pikirin?"tanya yena "sampai lo nutup mata gitu"lanjut yena yang sudah menjauhkan badannya di tubuh mungil yuri
Yuri yang mendengar apa yang diucapkan yena dan merasa bahwa tidak ada yang terjadi diantara mereka berdua segera membuka kedua matanya
"A-aku—" yuri tidak melanjutkan ucapannya karena ada sebuah ketukan yang terdengar dari arah luar kamar
"Maaf mengganggu waktunya tuan"ucap seorang pelayan ketika pintu kamar sudah dibuka oleh yena
"Knp?"tanya yena singkat
"Dibawah ada tuan chaeyeon dan nyonya sakura katanya mereka ingin bertemu dengan tuan"jawab pelayan tersebut
"Oh"ucap yena singkat
"Suruh mereka menunggu sebentar"ucap yena melanjutkan
"Baik tuan"setelah mendengar apa yang diperintahkan oleh yena, pelayan tersebut segera turun ke bawah dan menuju ke tempat pasangan chaekkura dan memberitahu apa yang yena katakan
KAMU SEDANG MEMBACA
Psycho || YenYul
FanfictionCerita tentang laki-laki bernama choi yena yang merupakan seorang psikopat dengan gadis lugu bernama jo yuri ❗️ WARNING ❗️ Genben dan mengandung sedikit unsur kekerasan 🔞 Update setiap hari minggu #7 yenyul #10 yujin #1 eunbi #5 hitomi #1 minju #6...
