2

1.1K 109 20
                                        

Setelah membersihkan badan dan juga mengisi kembali tenaga yang sudah terkuras karena harus melawan seulgi, yena lalu berjalan pelan menuju tempat penyimpanan senjata dan meletakan pisau yang tadi telah dipakainya kemudian menukarnya dengan pistol

"Sepertinya aku tidak akan pernah mau menggunakan pisau sialan itu" ucapnya sembari berjalan menuju satu tahanan yang tersisa

"Nama?"tanyanya singkat

"J-jo yuri t-tuan"jawab gadis yang menjadi mangsa terakhir yena hari ini

"Ahh nama yang bagus namun sepertinya namamu akan menjadi kenangan juga seperti si sialan seulgi" ucapnya setelah mendengar nama yang diucapkan oleh gadis yang sepertinya lebih muda dari yena(?)

Ntah lah yena tak tertarik untuk menanyakan umur gadis jo di depannya. Yang dia inginkan hanyalah pulang cepat dan menidurkan badannya yang terasa sangat pegal ini

"Baiklah yuri-ya karena aku sedang tidak mood untuk berbasa-basi aku akan membunuhmu dengan cepat"ucap yena sembari mengarahkan pistolnya tepat ke kepala gadis jo tersebut

"S-saya mohon l-lepaskan saya, s-saya akan menjadi pelayan anda j-jika anda berminat, ataupun apapun asal anda melepaskan s-saya" mohon yuri kepada lelaki di hadapannya

"Apapun?"tanya yena

"A-apapun"jawab yuri dengan pelan

"Hmm menarik"gumam yena namun masih bisa didengar oleh yuri

Membuat gadis jo tersebut merutuki apa yang telah diucapkannya

"Sepertinya aku salah bicara"ucap yuri dalam hati

"Baiklah karena kebetulan aku sudah puas membunuh orang kau- jo yuri akan aku lepaskan dengan syarat...."

Gadis bernama jo yuri tersebut hanya menghela napasnya kasar ketika mendengar syarat yang diajukan oleh yena kepadanya

"Baiklah tuan, saya akan memenuhi syarat tersebut"jawabnya pelan

Sedetik setelah yuri mengatakan itu, yena lalu berjalan keluar ruangan dan berbicara "ikut gw" ucapnya singkat

Yuri yang mendengar gaya bicara yena yang berubah pun langsung mengikuti perintahnya

"Loh tuan kok gadis tersebut masih hidup?apakah kami salah memilih mangsa untuk tuan?atau tuan ingin kami yang membunuhnya?"tanya yujin bertubi-tubi

"Sstt diam lah kau anjing liar, gw ngelepasin dia tentu ga gratis ada syarat yang harus dia penuhi"jawab yena

"T-tapi ini seperti bukan tuan saja. Apakah tuan sedang kesurupan jin seperti hyewon hyung?"tanya yujin lagi

"Apa maksud dari pertanyaanmu itu yujin?"tanya hyewon tajam

"Hehehe bercanda hyung"cengir yujin

"Tidak usah banyak tanya yujin-a lebih baik lo siapin mobil buat gw"perintah yena

Yujin yang mendengar perintah dari yena segera melaksanakan tugasnya karena kalau sampai yena memerintahkan untuk kedua kalinya maka ia akan terkena beberapa pukulan

Kini di depan ruangan laknat tersebut tersisa tiga manusia yaitu yena,yuri,dan juga hyewon

"Lalu gadis ini akan anda bawa kemana tuan?"tanya hyewon penasaran

"Pulang"jawab yena singkat

Hyewon yang mendengar jawaban yena seketika melebarkan matanya

"P-pulang?maksud tuan pulang k-ke rumah tuan?"tanya hyewon lagi

"Tentu saja, memang kemana lagi kata 'pulang' yang gw maksud hyewon?"ucap yena

"T-tapi t-tuan gatau dia ini berbahaya atau tidak"ucap hyewon sedikit khawatir karena jujur saja dia dan yujin menemukan yuri secara acak dan hampir membawanya menemui ajal

"Lo ga usah khawatir, gadis ini sudah terikat perjanjian yang sangat bagus antara gw dan dia hahaha"ucap yena tak lupa di akhiri dengan senyum mengerikannya

Tepat setelah yena berbicara seperti itu, handphone yena bergetar menandakan ada telpon masuk

Tertera nama ahn yujin di layar hp yena dan tanpa menunggu waktu yang lebih lama, yena langsung menjawab panggilan tersebut

"Halo tuan, mobilnya sudah siap"ucap yujin setelah panggilan telponnya dijawab oleh yena

Yena langsung mematikan panggilan tersebut tanpa mengucapkan sepatah kata pun. Emang menyebalkan namun hal tersebut sudah menjadi makanan sehari-hari yujin maupun hyewon jadi mereka hanya memakluminya saja

"Ayo"ucap yena kepada yuri dan lalu menarik paksa tangan gadis mungil di belakangnya

"Lo jaga kantor, gw mau libur hari ini"ucap yena kepada hyewon

"Baik tuan"jawab hyewon sembari menundukkan badannya tanda bahwa ia menghormati orang di depannya

Setelah mendapat jawaban dari hyewon yena lalu berjalan ke arah parkiran kantor tanpa melepaskan genggaman tangannya yang dimana hal tersebut mengundang perhatian penuh karyawan-karyawan yang sedang lewat

Sadar bahwa sekarang dirinya dan pria di depannya menjadi perhatian, yuri lalu menundukkan kepalanya. Jujur saja yuri saat ini sangat risih terhadap pandangan para karyawan di kantor ini

Setelah perjalanan lama-untuk yuri karena dia merasa bahwa perjalanan dari ruangan "itu" menuju parkiran jaraknya sangat lah jauh. Jangan berpikir bahwa yuri alay tapi tentu saja semua itu dirasakannya karena pandangan aneh(?)dari karyawan yang dilewatinya membuat waktu berjalan lama, yah menurut yuri sih beda lagi dengan yena yang biasa saja

"Ini tuan kunci mobilnya"yujin menyerahkan kunci mobil sport milik yena setelah yena sampai ke arah parkiran mobil

"Jaga kantor"ucap yena setelah mengambil kunci mobil dari yujin

"Baik tuan"jawab yujin

"Ayo" ajak yena kepada gadis di belakangnya tentu saja dengan kelakuan kasarnya-menurut yuri

Setelah yuri maupun yena masuk ke dalam mobil, yena lalu menghidupkan mesin mobil dan melaju pergi meninggalkan gedung kantornya

"Kita akan kemana?"tanya yuri namun tidak ada jawaban dari yena

Yuri hanya mendengus ketika pertanyaannya tak mendapatkan jawaban

Skip

Setelah berkendara kurang lebih 1 jam dikarenakan jalanan macet karena ada sebuah kecelakaan, akhirnya yena dan yuri sampai ke sebuah bangunan yang sangat mewah

Setelah memberhentikan mobilnya tepat di depan rumah yena lalu turun dan menyerahkan kunci mobilnya kepada pekerja di sana bermaksud agar mobil tersebut di masukan ke dalam garasi

Yena yang sudah turun dan hendak berjalan menuju dalam rumah berhenti karena panggilan dari pekerjanya

"Maaf tuan, di dalam mobil ada wanita apakah itu teman tuan?"tanyanya dengan sopan

Yena yang baru teringat bahwa dia membawa pulang seorang gadis tersebut lalu berjalan kembali ke arah mobilnya tanpa menjawab pertanyaan dari sang pekerja

"Knp g kluar?"tanya yena singkat

"Kamunya aja gak nyuruh keluar yaudah aku diem di sini"jawab yuri malas

"Kluar"ucap yena

Setelah mendengar perintah yena, yuri segera keluar dari dalam mobil dan berjalan mengikuti yena

"Selamat datang tuan"ucap para pelayan di rumah yena dengan sopan

"Hm"balas yena

Tatapan beberapa pelayan di rumah yena jatuh kepada gadis mungil di belakang tubuh pemilik rumah mewah ini

"Maaf tuan, kalau boleh tau siapa gadis yang berada di belakang tuan?"tanya seorang pelayan yang memberanikan diri untuk bertanya

"Ga ush tau"jawab yena singkat lalu menarik gadis jo tersebut menuju lantai dua rumah tersebut











gais kalian lebih suka jinjoo atau anyeongz?jawab di komen ya gais




Vote komen gais hehehe
Love u all

Psycho || YenYulTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang