Hari ini tepat usiaku bertambah di angka dan berkurang di dunia. Tepat 20 tahun aku lahir ke dunia, sebelum hari ini aku merasa mendapat banyak kejutan yang menyenangkan, meski itu bukan ditujukan untukku, tapi .... aku menganggapnya itu adalah hadiah ulang tahunku di bulan yang penuh berkah ini.
Aku senang karena kali ini bertepatan dengan bulan Ramadhan. Bulan yang penuh berkah dan suci. Aku tidak mengharapkan apapun, ucapan atau hadiah dan suprise yang biasanya dilakulan oleh orang-orang terdekat, bagaimana aku bisa sampai berharap ke sana jika bahkan demua sosial mediaku sepi sampai tiba-tiba aku dikejutkan oleh pesan yang dikirimkan oleh mantan pacarku, pesannya seperti ini,
Kak (namaku)
Iya?
Happy birthday yaa
Semoga umurnya barokah
Perbanyak rezekinya
Sejujurnya... aku merasa terjut sampai langsung melihat tanggal, lalu aku tertawa. Itu karena aku benar-benar tidak ingat sama sekali atau menunggu-nunggu tanggal ini sampai rela bergadang hanya untuk membuat story dan memberitahu orang-orang jika aku tengah berulang tahun lalu mendapat banyak ucapan 'happy bhirtday' dari orang-orang.
Tidak sama sekali. Orang aku lagi asik nobar film Korea dengan kakaku, jarang-jarang dia mau nonton film Korea, kan?
Jika ada yang bertanya bagaimana perasaanku setelah mendapat pesan itu, ya ... aku terkejut dan mungkin sedikit tidak menyangka, aku kira dia lupa. Lagipun jika dia lupa aku tidak masalah, karena aku sudah tidak mempunyai perasaan apapun untuk dia. But, thank you for remembering this date, I appreciate it.
Sekarang jam setengah 12 malam. Selain mantanku, tidak ada lagi ucapan atau sebuah video yang sengaja dibuat, seperti yang selalu aku lakukan jika teman terdekatku sedang berulang tahun. Terkadang aku menelpon atau video call lalu mengirimkan videonya. Tapi yasudahlah, aku menulis ini juga bukan karena ingin mengeluh karena tidak ada yang mengingat hari ini selain satu orang itu. Aku juga tidak merasa marah pada siapapun atau merasa sedih. Aku merasa ... entahlah, sulit mendeskripsikannya. Aku hanya ingin menulis ini saja, begitu.
Aku pun tidak punya ekspetasi yang banyak, aku hanya berharap kebaikan saja untuk diriku beserta orang-orang yang aku sayang dan menyayangiku.
Satu lagi, ada sisi terkecil yang dimana merasakan rindu entah pada siapa. Namun, aku bingung cara memgobatinya.
KAMU SEDANG MEMBACA
SEMUA RASA YANG TERCURAH
De TodoDisaat kamu merasa sendiri dan tidak punya siapapun di sisimu. Kamu hanya perlu mencari aku.
