Maaf

7 0 0
                                    


Maaf, karena malam ini aku memilih untuk tidak bersikap dewasa versi kamu. Aku tahu hal yang aku lakukan dengan memblokir semua sosial media yang berhubungan dengan kamu adalah tindakan yang sangat tidak dewasa, berbeda sekali dengan mantan kamu yang tidak melakukan itu.

Iya, dia tidak melakukannya karena sudah tidak lagi mencintaimu. Untuk itu dia akan baik-baik saja dengan semua hal tentang dirimi, akupun pernah merasakannya. Namun sekarang situasinya berbeda dengan aku yang masih sangat mencintaimu.

Aku tidak membencimu, aku hanya memberi kemudahan untuk hatiku agar tidak teringat lagi tentang dirimu. Ah, mungkin kamu tidak akan peduli tentang ini. Tapi, setidaknya jika suati saat kamu membaca ini kamu harus tahu jika aku benar-benar terluka saat menulisnya.

Aku harus kembali melupakan seseorang tanpa sempat memilikinya. Aku harus kembali menelan pahit perasaan itu sendiri. Aku harus kembali menyembuhkan diriku dan kembali menjalani hari-hariku yang terasa membosankan seperti biasa. Dan, kembali memperjuangkan masa depan untuk semua orang yang telah mendukungku hingga detik ini.

Aku tidak tahu kamu tengah berbincang begitu lama dengan siapa malam ini. Mungkin ibumu atau kekasihmu? Entahlah, yang pasti kamu bahkan selalu menolak saat aku ajak bicara lewat telpon. Kamu mungkin akan senang dengan apa yang aku lakukan ini, kamu akan terbebas dari gadis bodoh ini. Kamu bisa hidup bahagia seperti biasanya, biar sakit itu aku telan sendiri, toh jika pun kamu tahu, kanu tidak akan pernah peduli.

Semangat untuk kebahagiaanmu, dari seseorang yang begitu mencintaimu.

SEMUA RASA YANG TERCURAHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang