Berpulang ☔

9 1 0
                                    


Biasanya aku selalu membereskan pekerjaan rumah, baru memegang ponsel. Pagi ini entah kenapa aku terburu-buru untuk memegangnya.

Lalu suatu kabar yang mengejutkan datang dari grup kelasku. Kabar berpulangnya seseorang, aku kira yang berpulang adalah anaknya namun ternyata temanku sendiri yang saat ini sudah berpulang ke tempat abadi di sisi-Nya.

Ah, dia perempuan, dia temanku, dia juga adalah seorang ibu untuk anaknya yang belum genap berusia setahun. Dia juga adalah seorang istri untuk suaminya, dia masih berumur 21, umur yang masih sangat muda tapi ... Allah punya kehendak lain untuk keluarga juga teman-temannya dan dia sendiri.

Dia berpulang sekitar jam 3 dini hari. Aku tidak menangis saat mendengar kabarnya, hanya saja aku terkejut. Kami satu kelas selama tiga tahun, kami juga pernah tinggal di kosan yang sama ketika PKL. Tapi kami memang tidak cukup dekat, tapu dalam hatiku yang terdalam aku tetap merasa sangat berduka karena kepulangannya ke rumah terbaik yang sudah Allah siapkan untuknya.

Pagi tadi aku masih diselimuti ketidapercayaan, begitupun teman-temanku yang lain. Namun sekarang ... Setelah melihat wajah pucatnya dan kedua matanya yang tertutup rapat, aku benar-benar yakin jika dia telah benar-benar berpulang.

Malam tadi dia masih membuat story di WhatsApp, untuk itu semua orang begitu terkejut dengan kabar berpulangnya. Aku merasa banyak salah di masa lalu, aku bahkan belum melihat bayinya juga tidak menghadiri acara pernikahannya karena pernikahannya terlalu mendadak, dia bahkan tidak memberitahu teman-temannya.

Na, jangan khawatir. Tenanglah di sana, maafkan aku dan teman-teman yang lain. Doa terbaik mengiring kepulanganmu, surga menanti perempuan hebat sepertimu.

Aamiin.

Kami menyayangimu, kamu akan tetap melekat dalam hati kami semua.

Selamat jalan teman terhebat kami semua ♥

Minggu, 01-Agustus-2021

SEMUA RASA YANG TERCURAHTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang