"Maafin aku Jeno"
Tiba-tiba saja seorang wanita duduk bersimpuh dihadapan Renjun, memeluk Renjun erat dan mengelus lembut punggung Renjun dengan air mata yg membasahi pipinya.
Seketika tangis Renjun terhenti. Pelukan seorang wanita itu tidak terasa seperti pelukan biasa. Rasanya sangat nyaman seperti pelukan ibunya dulu. Terdiam sejenak mengingat ingat wajah wanita yg memeluknya, sepertinya ia pernah bertemu dengan wanita itu.
"M-maaf anda siapa?" Tanya Renjun
Wanita itu melepaskan pelukannya perlahan,
"Renjun, ini bunda" tangannya mengelus rambut Renjun
"B-bunda siapa?" Alisnya menyatu,
Wanita itu mengeluarkan sebuah foto dari dompetnya. Foto berukuran 3x4 dengan 2 orang wanita sedang tersenyum dan duduk menggendong 3 bayi.
Renjun mengenal salah satu dari wanita difoto itu.
"Itu ibu Wendy?" Tanya Renjun
"Iya sayang, itu ibu kamu Wendy"
"Apa wanita disebelah ibuku itu anda?"
Wanita itu mengangguk antusias sembari tersenyum dengan pipi yg basah.
"Bayi yg digendong ibu kamu itu Jaemin dan dua bayi ini kamu sama Nancy"
"Nancy?"
"Apa kamu kenal Nancy?"
Renjun mengangguk pelan dengan wajah penasaran.
"Saya harap kalian berteman baik disekolah"
Renjun semakin mengerutkan alisnya.
"Kalian bersaudara. Nancy anak kandung saya, dan kamu saudara sepersusuannya Nancy. Itu berarti kamu anak saya, Renjun"
Renjun membolakkan kedua matanya, ia tak menyangka ternyata wanita dihadapannya ini adalah ibu sepersusuannya. Wanita yg selama ini ibu kandungnya benci.
"Nama saya Irene. Bisa kita ngobrol sebentar?"
-------
"Mungkin ibu dan ayah kamu tidak pernah cerita tentang saya, tapi apa kamu tau kalo kamu punya ibu sepersusuan?"
Renjun hanya diam menunduk dengan kedua tangan saling menggenggam yg ia letakkan diatas pahanya.
"Panggil saya bunda. Bunda juga ibu kamu Renjun"
"Dulu saat kalian baru lahir, Wendy ibu kamu kekurangan asi untuk menyusui kalian berdua. Dan pada saat itu bunda sedang mengandung Nancy, 1 bulan kalian diberi susu tambahan sampai akhirnya bunda melahirkan Nancy. Ayah kamu memutuskan untuk menitipkan 1 bayinya pada saya. Banyak orang mengira bayi perempuan tidak boleh 1 satu asi dengan bayi laki-laki. Tapi buktinya sekarang kamu baik baik aja kan sayang?"
Renjun menghembuskan nafasnya pelan kemudian menatap wajah Irene yg duduk disampingnya.
"Aku baik-baik aja. Tapi, gimana sebelumnya bunda bisa kenal sama ibu?"
KAMU SEDANG MEMBACA
Not Now (noren)
FanfictionBxB | Jeno x Renjun Seseorang dengan takdir yg tak seberuntung orang lain.
