Hi guys!♥
Vote yaa:)
•Happy reading•
"Setan lo" Sarkas neymi. Dan iapun berjalan meninggalkan gilang sendirian yang sedang menatapnya dengan tatapan sulit diartikan.
Disepanjang perjalanan Neymi sengaja melajukan motornya dengan kecepatan tinggi, tak peduli berbagai teriakan pengendara motor yang kini memberinya umpatan, seakan emosinya masih ada untuk Gilang, ingin rasanya Neymi menonjok wajah songong pemuda itu tadi.
Sesampainya dipekarangan rumah iapun memarkir motornya kemudian bergegas masuk ke rumah. Terlihatlah makhluk cempreng yang tengah bediri di dekat sofa sambil menatapnya sinis, Neymipun menghampirinya.
"Lo ngapain kerumah gue?" Tanya Neymi santai.
Mendadak kalem Mindy masih tetap diam tak berkutik, ia sangat kesal Dan makin kesal lagi dengan tingkah Neymi yang terlihat masa bodo.
"GAK ADA AKHLAK LO NEY, GUE DARI TADI DI DEPAN RUMAH NUNGGUIN LO KAYAK PENGEMIS, UNTUNG GUE SYANTIK COBA KALO NGGAK MUNGKIN GUE UDAH DISANGKAH GEMBEL, BIBI LO JUGA LAMA BANGET BUKAIN GUE PINTU HUH KATANYA DIA MANDI KEMBANG DULU BARU BUKAIN GUE PINTU, PARAH! " Pekik mindy bersungut-sungut saking kesal.
Neymi menutup telinganya dengan kedua tangannya mendengar teriakan Mindy.
"Sanslah telinga gue panas dengar suara cempreng lo" Ucap Neymi kemudian berlalu di depan Mindy, melangkah ke arah tangga untuk segera beristirahat di kamarnya.
Mindy mendengkus kesal. "Suara gue estetik bukan cempreng telinga lo aja yang bermasalah."
"Yaa serah lo deh gue mah Bodoamat!" balas Neymi yang tengah melangkah ke anak tangga.
"Ee kok gue ditinggal sih bener-bener kampret lo Ney!" kesal Mindy seraya berjalan menghampiri Neymi. Tetapi tiba-tiba langkah nya terhenti melihat foto Neymi yang terpajang di dinding, Terlihat Aura lain dibalik senyum tipis itu matanya menajam menambah kesan yang tidak dapat Mindy ketahui.
Neymi menatap sahabatnya dari lantai dua, sudut bibirnya sedikit terangkat menatap Mindy, ia masih bersyukur mempunyai sahabat meski rada geblek, tak lama senyumnya buyar dikala mengingat rahasia dibalik fotonya itu.
Akankah Mindy masih mau bersahabat dengannya jika mengetahui identitas Neymi yang sesungguhnya?
Meski berkecimpung dalam dunia gelap, Neymi masih menginginkan kehidupan seperti manusia pada umumnya, yang menikmati masa remajanya dengan indah!
Neymi melangkah turun dari tangga, ia mendekati Mindy yang tengah tertegun, Neymi pun menepuk keras bahu sahabatnya dan seketika Mindy tersentak.
"EH KAGET" Pekik Mindy langsung menatap sahabat laknatnya dengan tampang kaget
"E-eh Neymi" ucap Mindy cengir kuda sambil menggaruk tengkuknya yang tidak gatal.
"Lo ada perlu apa kerumah gue?" tanya Neymi the point.
Mendengar itu Mindy sontak merogoh tas Hello Kitty nya, entah apa yang Ingin ia ambil.
"Gue cuman mau ngasih lo ini" ucap Mindy sembari memberikan aneymi sebuah gelang friendship.
"Knp lo tiba-tiba ngasih gue Gelang?" Neymi mengangkat satu alisnya heran sambil menerima pemberian Mindy.
"Njir dasar pikun Besok hari ulang tahun lo masa gak ingat?" sarkas Mindy.
"Gue gak pikun cuma lagi lupa aja!" tukasnya.
"Udalah gue mau balik bye Ney" Pamit Mindy.
"Oke thanks gelangnya"
*********
Semilir angin malam berembus menyapu wajah gadis cantik yang tengah memejamkan mata.
Sosok Gilang terus terbayang-bayang di ingatannya, kejadian tadi seakan meneror ketenangan yang tentu membuat Neymi semakin sebal saja. Sudah sejam ia rebahan, tetapi entah mengapa dirinya tak bisa tertidur.
Neymi sontak membulatkan matanya sambil mendesah sebal. "Ah kenapa gue malah mikirin terus si cowo brengsek itu sih"
"Moga gue gak ketemu lagi ama tuh makhluk," monolognya, karna tak bisa tertidur dia kini berjalan ke arah ruang rahasia. Dimana tempat itu menjadi saksi bisu atas kesedihan dan selaksa hidupnya.
Ia memasuki ruang rahasia itu dengan Aura yang tidak biasa, seakan jiwa gelap pada dirinya bangkit kembali. Memandang foto kenangan kedua orang tuanya yang terpajang di dinding membuat dada nya kian sesak, Semesta seakan berkata padanya bahwa orang tua yang ia sayangi benar-benar sudah tiada.
Sedikit info, awal mulanya Neymi menjadi bos Mafia di organisasi nya ialah di italia. Yang membentuk organisasi Sicily blaze
ialah Uncle alias pamannya sendiri, ia diajar bela diri dengan keras hingga ia bisa menguasai ilmu bela diri.
Tak pernah terlintas di pikirannya untuk menjadi bos Mafia, lantaran keahliannya dalam menaklukan lawan sehingga Paman memilihnya untuk mengangkat Neymi sebagai bos Mafia girls di organisasi tersebut.
Saat peristiwa kematian orang tuanya, Neymi memutuskan tinggal di negara indonesia lebih tepatnya daerah jakarta karena di disitulah tempat Ayah dan Ibunya di kebumikan.
Begitu banyak musuh yang mengincarnya. Sehingga ia tinggal di indonesia saja, ia bermain tenang untuk melumpuhkan musuh nya. Tetapi ia tidak ingin menggubris musuh yang lain, dirinya hanya ber inisiatif fokus mencari Zien dan Jeon pelaku dibalik pertumpahan darah ini.
Pernah seketika dulu Neymi membunuh pria kumis yang terlibat dalam perkara kematian orangtuanya. Dengan melacak keberadaan mereka semua, akan tetapi begitu rumit melacak dan menelurisi keberadaan Zien entah dimana dia bersembunyi.
Semenjak kehilangan orangtuanya ia menjadi sangat gesit dalam urusan membunuh tanpa belas kasihan. Untuk apa ia begitu jika orang tersebut tak memiliki pikiran yang sama, Sebaiknya ia ratakan saja!
Neymi Termenung mengingat masa-masa silamnya.
Trrrttt...trttt
Terdengar Nada ponsel bergetar seketika berhasil membuyarkan lamunannya.
Neymi mengusap layar ponselnya, dan melihat siapa yang tengah menelfon.
Dan ternyata panggilan dari Jarvanos
Langsung saja ia mengangkat telefonnya.
"Halo Girls"
"Iya ada apa?"
"Berdasarkan informasi La cosa nostra, lokasi keberadaan Jeon sekarang berada di indonesia, 'Orang yang membunuh kakaknya zien'. Tapi kami belum bisa melacak dimana alamat dia sekarang" jawab Jarvanos.
"Bagus Terus selidiki jangan sampai aksi kalian tercium oleh polisi, gue tunggu informasi selanjutnya!" perintah Neymi sambil tersenyum miring.
"Maaf tapi kami masih belum bisa menemukan keberadaan zien"
"Tak apa, terus selidiki dan lacak keberadaannya"
''Siap girls!" mendengar itu Neymi pun langsung mematikan panggilannya.
Jarvanos selaku teman seorganisasi tetapi lebih tepatnya ialah sebagai tangan kanannya, segala urusan dan aksi kejamnya ia percayakan kepada Jarvanos.
Merasa dirinya sudah diserang rasa ngantuk Neymipun beranjak ke kamarnya, dan setelah sampai ia langsung merebahkan dirinya dikasur, tak berselang lama kini ia sudah tertidur pulas sambil mengorok.
Bersambung...
part ini cukup panjang dan hanya menceritakan sedikit hal tentang neymi. Jgn bosan ya bacanya!
See you💛
Next?
KAMU SEDANG MEMBACA
Married In Hate [On Going]
Teen Fiction[ Follow dulu sebelum baca ya kaka!! ] Bnyk typo dlm kpnlsn dn akn direvisi stlh tmt! ▪Neymi alicia. Mafia girls yang memiliki keterpurukan di benaknya, sehingga ia terkesan dingin lantaran menutupi lukanya. 'Give Encouragement To Neymi':) Mafia gir...
![Married In Hate [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/277381284-64-k268665.jpg)