Hllo friend...
Baca yu, jangan lupa vote and comen yh, makasih.. 🙂🙏
~Sebuah harapan dapat terjadi jika kita melakukan nya bukan hanya sekedar berkata!!!
•Happy reading♥
Terik sang mentari nan terasa menyengat, tak membuat gadis mungil yang kini berjalan kaki merasa letih.
Beranjak dari rumah bak istana megah sang musuhnya, menuju pertigaan yang tak jauh dari tempat itu. Sepanjang langkahnya ia ditatap oleh berbagai mata keranjang hingga tukang sayur pinggir jalan tak ingin mengedipkan mata. Bahkan ada yang kejedot tiang listrik karena tak konsen berjalan.
Tak lama tibalah Neymi di pertigaan, dan saat itu juga kang ojek yang ditunggunya telah datang, iapun naik di motor itu dan segera menuju ke Cafe untuk menemui teman lamanya.
Membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit Neymi telah tiba ditempat yang dituju. Melangkah masuk ke Cafe seraya menelisik disekitar untuk mencari seseorang.
Netra matanya spontan mengarah ke seorang pria yang tak setara dengan umurnya, mengenakan jaket kulit nan berlogo bintang sebagai tanda tertentu. Paras pria itu terlihat standar dengan paduan wajah italia, orang itu ialah jarvanos.
Segera berjalan menghampiri jarvanos lalu duduk dihadapannya. Berdosakah bertemu seorang pria lantas berduaan saja walaupun tak bermaksud mendua? Ia rasa no problem, lagipula Neymi tak memperdulikan statusnya yang sudah sebagai seorang istri, toh nanti ia bakal jadi janda kembang setelah misi nya usai.
Sekejap hening dari Keduanya, jarvanos terperangah melihat wajah bosnya yang nampak imut, namun sulit untuk digapai.
"Tiga tahun lamanya kita baru bertemu lagi, anda terlihat semakin imut girls!" ujar jarvanos mengulum senyumnya yang duduk berhadapan dengan Neymi.
Jangan ditanyakan jika jarvanos fasih berbahasa indonesia, ia memang pandai dari segi manapun, itulah Neymi yang tidak pernah asal-asalan memilih tangan kanan untuk urusan tertentunya.
Neymi yang mendengar pujian dari jarvanos, sontak membetulkan. "Dari lahir van! ... Hm Bagaimana anggota lain, aman?"
"Seperti biasa ... Aman tanpa goresan musuh sedikitpun," sahut jarvanos sambil merogoh saku nya mengambil sepuntung rokok lalu dihisapnya dengan khidmat.
''Baguslah." jawabnya lalu menyesap kopi yang sudah jarvanos pesan terlebih dahulu sebelum ia datang.
"Cie yang barusan menikah sama anak dari musuh sendiri. Nggak jomblowati lagi nih ceritanya." ujar jarvanos sambil terkekeh pelan
"Uhukkh ...." Nermi tersentak kala mendengarnya iapun menatap jarvanos dengan sorot mata setajam silet, "Tau dari siapa lo?" Sambungnya.
Jarvanos yang ditatap seperti itu agak menggelidik ... Aura gadis itu benar-benar menyeramkan.
"Ya tau lah apa sih yang nggak gue tau? Gue tuh berhasil bobol facebook nya si jeon, nah disitu gue selidiki kronologinya, gue ngga sengaja lihat pertemanannya eh ada foto lo sbgai profil username gilang wjy." jawab jarvanos no formal, mengapa ia berani? Itu karena Neymi sendiri yang minta, ingin menyetarakan diri dengan teman seorganisasi nya. Walaupun ia adalah bos mafia, tak pernah terbesit diotaknya untuk gila kehormatan.
Neymi hanya mengangguk tanda mengerti. Anak dari hacker melegendaris memang tak patut diragukan lagi.
"Tapi tunggu! Kenapa anda dengan mudahnya menerima pernikahan itu?" tanya jarvanos kembali formal sebab ia juga tau diri atas apa posisinya.
"Krna nggak ada cara lain," jawab Neymi sembari menyeka surai halusnya ke belakang.
"Hidup jangan dibikin ribet, kan anda bisa sajakan membunuh tu orang tanpa menikah dengan anaknya."
KAMU SEDANG MEMBACA
Married In Hate [On Going]
Novela Juvenil[ Follow dulu sebelum baca ya kaka!! ] Bnyk typo dlm kpnlsn dn akn direvisi stlh tmt! ▪Neymi alicia. Mafia girls yang memiliki keterpurukan di benaknya, sehingga ia terkesan dingin lantaran menutupi lukanya. 'Give Encouragement To Neymi':) Mafia gir...
![Married In Hate [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/277381284-64-k268665.jpg)