Hi guys♥
Jgn lupa vote yh:)
•Happy Reading•
Mentari pagi telah menampakkan sinarnya. Suara burung berkicau menggema pendengaran gadis yang terlihat ingin berangkat ke sekolah, segera menghidupkan mesin motor besar warna merah kesukaannya lalu bergegas ke sekolah menikmati terpaan angin di wajah nya yang terasa begitu menyejukkan.
Sesampainya di pekarangan sekolah Neymi langsung memarkir motornya. Dan ia segera berjalan menuju kelas, namun saat Neymi berjalan dikoridor, netranya tanpa sengaja melihat cowo yang menurutnya tidak asing di depan perpustakaan sekolah.
Menyipitkan mata untuk memastikan siapakah dia. Rupanya Gilang, cowo yang ia temui kemarin dan ternyata Gilang juga terlihat tengah menatapnya dari kejauhan.
Neymi pura-pura tidak mengenalnya, ia tetap berjalan santai hingga langkahnya telah berada di depan cowo itu, dan Neymi tetap melangkah dihadapan Gilang tanpa menoleh sedikitpun.
"Oi bocah!" Neymi menghentikan langkahnya kemudian membalikkan badannya menatap Gilang datar.
"Lo siapa?" Tanya Neymi pura-pura lupa.
"Sombong banget Lo!" balas Gilang bersekap dada.
"Bodoamat!" Seketika Gilang melangkah dan menjitak pelan jidat mulus milik Neymi.
"Asshh," Neymi mengelus jidatnya seraya mendogak menatap wajah pemuda dihadapannya.
"Makanya gak usah sok ngartis, dasar onyet,"
"Gue gak sok ngartis, cuma gue gak ada urusan sama lo ngerti?" balas Neymi dengan wajah judesnya.
"Hm lo harus tanggung jawab--" Gilang menggantungkan kalimatnya.
"Hah?" Ucap Neymi sebal, rasanya ia ingin menendang aset masa depan Gilang sekarang juga.
"First ki--
--Diem gak Lo?" sentak Neymi sangat panik dan spontan ia membekap mulut Gilang dengan kasar.
Gilang gila bisanya dia mau ngomong begitu di area sekolah lagi, benar-benar meresahkan sekali makhluk ini!
"Gue bilang gak sengaja, gak usah diungkit lagi napa!" Cicit Neymi merasa malu.
Gilang tak bergeming, sejenak ia menatap manik indah milik Neymi. Dan tak lama tatapannya turun diranum merah mudah itu.
Neymi yang menyadari langsung melepas tangannya dimulut Gilang, Jarak wajah mereka tampak sangat dekat, membuat mata mereka saling bertukar pandang.
Sepertinya Gilang tidak mudah untuk diancam begitu saja, dialihnya lengan Neymi kemudian ia putar hingga membelakangi dirinya, Gilang langsung menahan tubuh mungil Neymi di dada bidangnya.
"Bibirlo lembut, gue suka!" ucap Gilang dengan suara yang berat tepat di telinga Neymi.
Deg
Jantung Neymi berdetak tidak beraturan, perasaannya menghangat berada didekapan Gilang, ia merasa dirinya tidak sinkron dengan pikirannya, shit! Kenapa Neymi menjadi seperti ini? Gilang brengsek!
Seketika para siswi barbar yang melihat adegan itu sontak heboh bukan main.
'Aaa demi apa Neymi yang irit ngomong dipeluk sama cowo ganteng'
'Njir gue pengen diposisinya Neymi aaa'
'Murahan mau aja dipeluk gak tau malu'
Begitulah teriakan dan bisikan para siswi disekolahnya yang suka ghibah.
"GILANG LEPASS NJIR" Neymi meninggikan intonasi nya, ia sangat kesal dengan perilaku Gilang sekarang.
"Gak"
Ahklak baik muncul diotak cerdiknya Neymi, iapun menyikut perut keras milik Gilang tak lupa menginjak kaki jenjang itu dengan Kasar, hingga akhirnya Neymi terlepas juga. Neymipun langsung berlari meninggalkan Gilang yang tengah mengusap-usap perutnya. Emang enak!
Sampainya di depan kelas. Neymi melangkah masuk tanpa rasa minat, mood pagi nya memburuk habis bertemu orang aneh yang berwujud Gilang.
"Wuii inces Xll udah datang" Ucap Mindy
"Beri sorakan merdu buat Neymi wahai sahabad!" heboh Xile sangat lebay tentunya.
"Hayyukk" Sorak Mindy tak kalah heboh.
"Mesti Makan enak kita guys, Neymi Hari ini ulang tahun!" Ucap Xile antusias.
"Dikantin nanti Neymi yang bayar makanan kita huhuyy" lanjutnya
"Eh kata anak-anak ada siswa baru dari Sma angkasa, guanteng banget cuy" Mindy memang akan selalu heboh kalau perihal cogan, biasalah!
"Ganteng Apaan!" Neymi memukul mejanya keras Membuat Xile dan Mindy menatapnya heran.
"Lo kenal sama tu siswa Baru?" Tanya Xile.
"Gak"
Xile mengangkat satu alisnya memastikan, "Benernih? Gue tadi denger gosip katanya lo sama si siswa baru itu berpelukan di depan perpus!"
"What? Jangan-jangan Neymi mau diumboxing wah kita bakal punya cucu e-eh keponakan guys!" balas Mindy.
"Kita bakal jadi om dan tante Muda cuy" sahut Xile yang kini tengah bertos ria dengan Mindy
Neymi mendengus sebal melihat tingkah absurd sahabatnya. "APAAN SIH NJIR, GAJE! "
"Huahahah" Xile dan Mindy ketawa bersamaan.
Beberapa menit guru mata pelajarannya pun datang namanya pak Ahmad.
dan ia langsung mengajar seluruh siswa-siswi kelas Xll B.
Bersambung.
Maap Kalo ada typo dn kata yang tidak jelas, saya pemula soalnya guys! Maklum yeah♥
See yuu
Next?
KAMU SEDANG MEMBACA
Married In Hate [On Going]
Fiksi Remaja[ Follow dulu sebelum baca ya kaka!! ] Bnyk typo dlm kpnlsn dn akn direvisi stlh tmt! ▪Neymi alicia. Mafia girls yang memiliki keterpurukan di benaknya, sehingga ia terkesan dingin lantaran menutupi lukanya. 'Give Encouragement To Neymi':) Mafia gir...
![Married In Hate [On Going]](https://img.wattpad.com/cover/277381284-64-k268665.jpg)