“Semua orang memiliki banyak topeng jadi jangan pernah percaya dengan satu topeng yang mereka pasang!”
Keizaro Laksmana
~~~~~
Saat sedang mencari tempat duduk manik Canara tidak sengaja menangkap sosok abangnya bersama teman-temannya yang lain dan jangan lupakan seorang gadis yang kemarin Canara lihat.
Canara segera saja menyeret para sahabatnya menuju meja Abangnya. Sedangkan Anna dan Larisa hanya bisa diam saja mengikuti kemanapun sahabatnya itu mau.
"Abang." Panggil Canara sambil menepuk kedua pundak Steve bermaksud mengagetkan Abangnya
"Astaga Abang kaget." Steve mengusap dadanya berpura-pura kaget padahal dirinya tidak kaget sama sekali, cowok sengaja melakukan agar Canara tidak sedih.
"Hehe, Cana dan teman-teman Cana gabung sama Abang yah? Soalnya meja semua udah penuh." Izin Canara dan tentu saja di izinkan oleh abangnya.
Canara dengan ketiga temannya segera saja duduk di kursi yang kosong, mata Canara menatap sinis gadis bernama Rora yang duduk di tengah-tengah Azhar dan Bara.
"Abang gadis ini siapa sih?" Tanya Canara sambil menunjuk Rora.
"Kamu tidak tau?" Bukannya menjawab Steve malah balik tanya dengan alis terangkat satu. Canara mengangguk mantap
"Dia itu Rora Cana." Bukan, bukan Steve yang jawab melainkan Keven
Canara mematung, Rora? Maksudnya Aurora Angelia Zebonia? Karakter favoritnya itu? Yang dia kira merupakan protagonisnya? Oh no, sepertinya dirinya salah memilih, ck mana ada protagonis yang wajahnya ke ular begini?
"Aurora Angelia Zebonia tepatnya." Ucap Kenzo maniknya itu terus saja menatap Anna membuat gadis yang di tatap menjadi risih
"Napa Lo natap gue?" Tanya Anna risih. Kenzo memang tampan namun pria itu bukanlah tipe nya.
Kenzo tidak menanggapi, cowok itu justru menatap Canara yang sepertinya sedang memikirkan sesuatu
Canara sedang memikirkan apa yang harus ia lakukan pada manusia ular ini, di novel kan di katakan Aurora adalah gadis yang lemah lembut dan penyayang namun kemarin itu apa?
Huft...
Canara pusing! Lebih baik ia tidak usah memikirkan manusia ular itu dulu, dirinya harus menikmati hari-hari nya yang damai ini sebelum masalah datang
"Almeera Lo pesan apa? Biar gue yang pesanin." Tanya Canara sambil melirik Almeera yang duduk di samping Bara.
"Gue nasgor sama es teh Can." Jawab Larisa, memang manusia satu ini yang di tanya siapa? yang di jawab siapa?
"Gue gak tanya Lo Lalisa Manoban." Kesal Canara, Larisa hanya menampilkan cengirannya "Jadi Lo mau mesen apa?" Tanya Canara lagi pada Almeera
"Gue samain aja sama Larisa." Jawab Anna santai.
Canara harus sabar jangan mengamuk kalau mengamuk reputasi Lo tambah burik. Lo udah cantik kek bidadari gini masa harus jadi nenek lampir itu kan gak ada epic-epic nya
"Anna Lo diam sebelum ini handphone mahal gue melayang dengan begitu elitnya di mulut Lo." Peringat Canara yang langsung di angguki Anna.
"Almeera anak bak kunti lo mau pesan apa?" Tanya Canara untuk ketiga kalinya. Almeera menggelengkan kepalanya "aku ikut Canara pesan makanannya aja."
"Oke, let's hokage." Canara dan Almeera segera saja pergi untuk memesan makanan teman-temannya
"Canara makin lama makin sinting yah?" Tanya Larisa yang di setujui semuanya kecuali Steve yang menatap datar Larisa namun yang di tatap malah menampilkan wajah polosnya.
KAMU SEDANG MEMBACA
Hello Protagonis S1 (End)
FantasíaTransmigrasi Quenby aku ubah judulnya jadi Hello Protagonis Season 1 ____ Quenby Elvina, gadis yang entah bagaimana bisa masuk kedalam dunia novel 'Hello Protagonis'. Alih-alih panik gadis itu justru sangat bahagia namun kebahagiaan nya itu langsung...
