Jam sudah menunjukkan pukul 22.00 dan semua sudah bubar dari rumah Iyah. Kini, Rafa dan Ziya fokus ke toko salad buah. Karna bumil lagi ngidam Salad buah.
"Kamu mau beli berapa?"tanya Rafa.
"3buah"ucap Ziya. Rafa mengangguk dan membeli di toko salad buah yang untung nya masih terbuka.
"Buk, beli salad buahnya 4 yah"ucap Rafa. Rafa tau jika Ziya ingin 3 dirinya juga menginginkan salad buah juga. Jadi, beli lah salad buah 4.
"Ini mas"ucap Ibuk jualan salad buah tersebut. Rafa pun menerimanya dan memberikan 2Uang kertas merah. Saat Rafa berbalik, dirinya di cegah oleh ibuk itu tersebut.
"Kembaliannya mas"ucap Ibuk itu tersebut. Rafa tersenyum kecil dan menjawab.
"Ambil aja kembaliannya buk, kalo gitu saya permisi Assalamualaikum"ucap Rafa dan langsung menuju mobilnya.
"Ini salad buah pesanan sang bumil"ucap Rafa sambil tersenyum manis.
Ziya menatap binar kearah buah salad tersebut. Dan langsung mengambil kantong kresek tersebut. "Kok ada 4?"tanya Ziya dan menatap suaminya itu tersebut.
"Mas juga mau, jadi mas beli juga 1"ucap Rafa, Ziya mengangguk paham dan langsung mengambil satu salad buah dan langsung dia santap.
"Bismillahirrahmanirrahim"
Rafa menatap sang istri. Sungguh, dia bersyukur bisa nikah muda dengan Sahabat tercintanya. Memang, menikah muda itu ada senang ada susah. Senang jika buah hati sudah ada di dalam perut sang istri dan susah saat masalah selalu datang di dirinya dan sang istri.
Rafa pun mengelus perut Ziya dengan satu tangan. "Assalamualaikum anak Abi, jangan aneh aneh di perut Umi ya"ucap Rafa. Ziya menatap Rafa dan tersenyum.
Kini mereka sudah sampai di rumah. Dan Rafa pun dengan sigap mengendong tubuh Ziya. Karna selepas makan Ziya langsung tertidur.
Saat sudah sampai di kamar mereka. Rafa dengan telaten Menganti baju sang istri dengan piyama hello Kitty. Dan Rafa pun langsung mengambil baju Ziya yang sudah di lepas dan mengambil baju piyama dia yg sama seperti Ziya Hello Kitty.
Dan Rafa pun langsung tertidur di si samping sang istri. Aaa rasanya Rafa ingin sekali bercerita bersama istrinya. Tapi, melihat wajah sang istri dia merasa kasihan karna wajahnya yang tampak letih.
"Kenapa kamu cantik sih? Kadang aku suka bingung, kenapa di depan aku ada bidadari? Apa kamu bidadari Jannah yang jatuh ke bumi? Ngapain Allah jatuhin bidadari Jannah kesini? Apa Allah gak tau? Kalo banyak sekali lelaki yang menatap kamu Habibati"ucap Rafa sambil menyentuh hidung Ziya. Dan Rafa pun mencium kening Ziya sangat lama. Dirinya tidak akan meninggalkan Ziya sendiri. Rafa berjanji, sekuat apapun ujian yang di beri Allah Rafa tetap memilih Ziya. Walaupun Ziya memiliki salah Rafa tetap memilih Ziya.
"Sampai kapan pun ujian hubungan kita akan berakhir dengan sendirinya"ucap Rafa dan Rafa langsung memeluk tubuh Ziya dengan erat. Sedangkan Ziya harus mencari posisi ternyaman agar bisa tertidur.
Ziya terjaga jam 3 pagi dan langsung terbangun. Dan menatap Rafa dengan mata sipitnya dan bibir di manyun kan. Ziya tersenyum kecil saat kancing baju milik Rafa terbuka semua. Ziya pun menjatuhkan kepalanya di dada sang suami.
"Mas"lirih Ziya.
"Dalem sayang"ucap Rafa dengan suara serak basah.
membuat Pipi Ziya memerah. Dan bangun menatap sang suami yang masih menutup mata. Ziya kucek matanya lagi. Memang benar, suaminya masih tertidur. Lalu? Siapa yg membalas ucapan dia tadi.
"Yang ngomong tadi siapa?"tanya Ziya dengan wajah melongo dan menatap jendela dan bibir di manyun kan.
"Mas dong dek"ucap Rafa yang sudah duduk dan membuka matanya.
Ziya pun menatap dan terkejut tiba-tiba wajah Rafa berada di sampingnya. Pas banget di bagian pipinya dan lalu.
Cup
"Sholat Tahajud by"ucap Rafa dan langsung menggendong Ziya kekamar mandi.
Dan mereka pun melaksanakan sholat tahajud tersebut. Selesai mereka sholat tahajud, Rafa pun mengajak sang istri membaca Al-Qur'an. Jika di cerita lain, kalem kalem berbeda di versi Rafa dan Ziya.
"Eh! Kan itu ada tanda mati nya ulang lagi coba"ucap Rafa. Ziya menatap sang suami.
"Ya kan tadi bener lohh ada uruf matinya. Salah aku dimana coba?"tanya Ziya dengan wajah lucunya.
"Loh iya yah? Oke Lanjutt mor"ucap Rafa dan mendapatkan hadiah dari Ziya yaitu.
Pletak!
"Akhh sakit sayang jangan di jitak dong kening aku"ucap Rafa sambil ngelus keningnya.
"Habisnya gak bisa serius sih!"ucap Ziya dan menatap ayat-ayat Al-Qur'an.
"Ya kan gak seru kalo terlalu serius. Harus happy dong, jangan terlalu serius. Kita baca Al-Qur'an bukan karna menang sampai khatam. Tapi, kita Baca Al-Qur'an dari hati ke hati Allah. Biar Allah senang, kalo hamba nya itu membaca Al-Qur'an untuk dia. Yuk, happy dong jangan serius gitu. Emng mau di gigit jin?"ucap Rafa dan terakhir dia hanya meledek sang istri saja.
"Ih!! Gak ada sejarah jin gigit manusia"ucap Ziya, Rafa pun mencium kening sang istri lama.
"Anna Uhibbuki Fillah Ya zawjatii"
"Anna Uhibbuka Fillah Ya zauji"ucap Ziya dan tersenyum manis lalu mencium bibir manis milik Rafa.
Cupp
"Mas, mau elus"ucap Ziya sambil memperagakan anak kecil. Rafa pun yang menatap gemes. Lalu meletakkan Al-Qur'an dirinya dan Ziya di atas lemari.
"Lepasin mukenah nyaa"rengek Ziya. Membuat Rafa gemes dan mengigit pipi Ziya.
"Aww"
Rafa dengan senang hati melepaskan mukenah Ziya dan langsung menggendong Ziya ke kasur. Rafa pun langsung mengangkat baju Ziya sedikit. Dia pun mengelus perut Ziya yang sedikit membesar. Walaupun tak terlihat jika dia hamil tapi lulus sekolah Rafa harus memberitahu kan ke semua anak SMA ZUBAIR.
"Assalamualaikum anak Abi, masih kek kacang yah? Belum bisa nendang. Pasti kalian berdua lagi berantem. Hayukk, yang kuat! Anak Abi harus kuat! Abi percaya kalo kalian kuat!! Tapi, jangan kencang-kencang nendang perut umi. Kalian masih didalam perut, bukan di dunia. Jadi, cepet-cepet besar biar kita bertiga bisa bertarung"celoteh Rafa membuat air mata Ziya langsung keluar. Dan Ziya mengelus rambut Rafa dengan lembut.
"Kalian tau gak sih? Abi dulu sayang banget sama umi kamu waktu masih kecil. Abi gak nyangka aja kalo umi kamu ini adalah bidadari Abi untuk di Jannah. Kalian juga pasti bakal ketemu bidadari kalian atau gak Pangeran Jannah kalian. Inget, Kalo ada satu perempuan yang keluar dari rahim umi mu. Maka, Abi tidak akan ridho kalo kamu pergi kesan kemari"ucap Abi. Ziya sepontan langsung menepuk pundak Rafa.
"Ih!! Gak boleh gitu"ucap Ziya.
Rafa menatap Ziya dan menghapus air mata di wajah Ziya. "dia gadis ku, peri kecil ku, dan Princess aku. Maka, Ayah mana yg ridho jika gadisnya bermain dengan lelaki lain. Aku, Aku ayahnya akan mengawasi setiap gerak gerik putri kecil ku"ucap Rafa dan dia pun juga mengeluarkan air matanya.
Dan keduanya langsung berpelukan. Sungguh, Rafa Sangat sangat sayang dengan Ziya. Dan Ziya, dia benar-benar tidak ingin kehilangan Rafa.
"Tanpamu, aku tidak bisa menemukan Jannah ku sesungguhnya"
KAMU SEDANG MEMBACA
RAFAIZAN
Random[SELURUH PART SUDAH DI HAPUS?!] Canda:'v Geng Motor yang selalu di kagumi oleh anak SMA ZUBAIR. Dan pastinya ketua dia bernama RAFAIZAN RAKHAN RASYAL! Lelaki yang blasteran Dubai, Arab, Dan pastinya Palestina. Bagaimana bisa? Nanti aja di ceritakan...
