Malam ini Ziya dan Rafa tengah berbaring di kasur. Ziya yang sibuk dengan Hp nya sedangkan Rafa pun begitu. Ziya menatap Rafa yang asik bermain hp dan dia hanya menggunakan kaos lengan pendek dan pastinya ketat.
Ziya langsung menindih Rafa, Rafa yang melihat itu langsung meletakkan hp nya di kasur dan menatap Ziya.
"Kenapa sayang?"tanya Rafa sambil menggulung kan tangan di punggung Ziya.
"Buka baju"ucap Ziya. Rafa pun nurut dan langsung melepaskan pakaian di dirinya. Ziya mencium kening Rafa dan turun ke hidung. Hidung mereka menyatu.
Ini yang di inginkan Rafa, di mana cerita lain bahwa lelaki yg memulai kini? Malah wanitanya yang memulainya. Tidak ada yang salah disini, Rafa dan Ziya sudah sah tapi kalo belum sah. Nah!!! Kalian tau sendiri mereka saling sama-sama mendapatkan dosa.
Ziya disini benar-benar manja mana Ziya hanya memakai kemeja piyamanya dan memakai celana pendek berwarna hitam dan piyamanya putih. Sungguh, Rafa yang melihat benar-benar tergoda.
Ziya mencium kedua pipi Rafa dan melumat lalu mengigit rahang milik Rafa. Ziya turun kebawah dan mencium inti perut Rafa. Ziya langsung terduduk di bagian luar milik Rafa. Ziya bisa merasakan betapa keras milik Rafa sekarang. Ziya turun dan membisikkan sesuatu.
"Baca doa sebelum makan"
Dan yah... CERITA PUN TAMAT!
Ziya terjaga jam setengah lima dan pas banget Adzan Subuh sudah berkumandang. Ziya mencampakkan selimut tebalnya itu. Dan, lihat lah!!! Banyak sekali cubitan ala pak ular. Ziya menatap Rafa yang masih asik tertidur. Mereka hanya mendapatkan tidur dalam jangka 1jam.
Untung mereka sebelum mau pulang dari rumah sakit. Rafa sudah bertanya kepada dokter apa kah dirinya bisa bertemu dengan anaknya atau tidak. Rupanya Rafa di dapatkan kartu hijau.
Ziya goyangkan badan Rafa yang tertidur miring dan menghadap kearah dirinya. "Bangun mas!!"ucap Ziya.
Bukannya bangun malah Rafa membukakan matany sedikit dan mencari keberadaan sang istri. Setelah bertemu, Rafa langsung memeluk tubuh kecil milik Ziya. Dan terdengar suara serak,basah, BERAT UHHH.
"Bentar lagi dek"
Ziya yng mendengar merinding di buatnya dan Ziya langsung menjatuhkan tubuh Rafa dari pelukannya. Rafa yang di dorong merasa kesal dan melihat istrinya itu berlari ke kamar mandi dan Rafa tersenyum manis. Tatapan Rafa kini tertuju kebawah ya itu Ular kesayangannya yang sudah puas bertemu dengan sang anak.
"Kau sudah puas kan? Berapa banyak yg kau keluarkan bisa haah? Apa anak saya akan tambah banyak? Atau nanti kembar tiga?"ucap Rafa dan bertepatan Ziya yang mendengar di dekat pintu merasa geli.
"Wudhu sana! Sholat subuh kita"ucap Ziya. Rafa langsung melihat Ziya dan langsung berdiri untuk mengambil wudhu.
Jam masih menunjukkan pukul 10 pagi sedangkan duo sejoli ini tengah makan di meja makan. Tenang damai tapi tidak untuk tangan Rafa. Rafa selalu mengelus perut Ziya yang sudah membesar.
"Udah gede, kek nya masih biji alpukat keknya"ucap Rafa dan makanan dia sudah habis.
"Mungkin lebih biji alpukat"ucap Ziya dan langsung berdiri untuk menyucikan piring kotor mereka.
"Ahh? Apa sebesar biji kelapa?"tanya Rafa membuat Ziya bingung.
"Sejak kapan kelapa punya biji?"tanya Ziya.
"Sejak aku mencintaimu Habibati"ucap Rafa dan Ziya menggeleng kepala.
"Baiklah tuan Rakhan, apa kah tidak ada tugas dari kantor menunggu mu?"tanya Ziya sambil meletakkan kopi milik Rafa.
KAMU SEDANG MEMBACA
RAFAIZAN
Aléatoire[SELURUH PART SUDAH DI HAPUS?!] Canda:'v Geng Motor yang selalu di kagumi oleh anak SMA ZUBAIR. Dan pastinya ketua dia bernama RAFAIZAN RAKHAN RASYAL! Lelaki yang blasteran Dubai, Arab, Dan pastinya Palestina. Bagaimana bisa? Nanti aja di ceritakan...
