58 - KEPERGIAN ADYAN✓

14.4K 2.2K 442
                                        

Adyan kini tengah bersiap-siap ke kantor. Karna dirinya akan mengadakan meeting yang penting. Adyan menitipkan anaknya ke Mamanya.

"Mah, Adyan nitip yah soalnya ada meeting dadakan"ucap Adyan.

"Ya sudah, hati-hati di jalan yah"ucap Nabila.

"Iya Ma"lalu Adyan menyalimkan tangan mamanya.

"Assalamualaikum"

"Wallaikumsalam"

Entah kenapa perasaan Yur tiba-tiba menganjal di hatinya. Seperti ada apa-apa dengan anaknya.

"Ya Allah, semoga anak hamba baik-baik saja"

Di kantor, Adyan sangat di kenal tegas dan jarang sekali beradaptasi dengan lingkungan kantornya.

"Siang pak"

"Hm"

Lalu Adyan masuk kedalam ruangannya. Sambil menunggu meetingnya, Adyan memandang foto Iyah. Jika kalian tanya, ada berapa foto Iyah di pajang? Lebih dari 10. Jangankan itu, foto pernikahannya saja yang terpajang dengan besar.

"Kangen kamu sayang"ucap Adyan.

Tok tok tok

"Masuk"

Lalu sekretaris Adyan masuk. Dan menyerahkan berkas untuk meeting.

"Ini pak berkasnya"

"Makasih, keluar"

"Baik"

Seperti itulah Adyan setiap kantor. Tidak pernah mengeluarkan kata lebih dari 18. Adyan langsung bergegas menuju ruangan meetingnya. Di perjalanan nya, banyak sekali bisikan di telinga Adyan.

"pak Adyan udah duda?"

"Udah, katanya sih duda beranak satu"

"Sabilah jadi istri nya lagi"

"Katanya Adyan gak mau nikah lagi, soalnya muka tuan pangeran persis dengan muka istrinya pak Adyan"

"KANTOR! DIAM!"

Bentak Adyan membuat semua menciut. Adyan langsung bergegas menuju ruangan meeting. Tiba ruangan, Adyan langsung masuk begitu saja. Rupanya, disana ada Rafa yang sedari tadi diam.

"Siang, maaf saya telat"

"Siang juga, tidak apa-apa"

"Baiklah mari kita mulaikan"

Meeting sudah selesai, Adyan langsung mengerjakan sampai jam 9 malam. Adyan telah selesai menyelesaikan semua berkasnya. Adyan istirahat selama 10menit. Saat selesai, Adyan langsung bergegas menuju ke mobil. Adyan benar-benar capek, entah kenapa pusing menyerang dirinya.

Di perjalanan, semua sepi tidak ada motor mobil di jalanan sini. Tiba Adyan menutup mata, Adyan di buat kaget dengan klakson truk di depannya.

TIN!!! TIN!!!

BRAK!!!!!

Kecelakaan yang terjadi pukul 21.30 di jalan lorong cengkeh II. Rupanya ada seseorang disana yang tengah menelfon.

"Dia kecelakaan"

"..............."

"Baik, saya akan mengerjakan tuan!"

Lalu orang itu menelpon seseorang.

"Tolong Lo ambil mayat di rumah sakit yg mukanya udh gak berbentuk"

"....."

"Di jalan lorong cengkeh II"

"..."

Lalu orang itu tersebut langsung mengeluarkan Adyan di dalam mobil. Dan meletakkan ke mobil miliknya. Hingga tiba lah mobil suruhan nya, dan meletakkan mayatnya didalam mobil Adyan. Seseorang yang bersama Adyan tadi. Langsung mengambil dompet milik Adyan. Dan meletakkan dompet milik Adyan ke dalam celana mayat itu tersebut.

RAFAIZAN Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang