Chapter 14 : Valdo.

52 4 0
                                    

--- SEBELUMNYA DI CHAPTER 13 : DONGENG ---

"Hm",

"So? Gimana tentang elo?"

"Gue? Gue cuma seorang Ghani yang suka godain orang",

"Seriusan cuma itu?"

"Ngga tau sih. Eh gue mau bilang kalo Devan sama Valdo itu suka sama elo. Valdo sih ngga sadar. Tapi jelas dia suka sama lo",

"Oh?"

"Yaudah deh gue balik ke kelas see ya",

Tanpa Aurent tau bahwa.
.
.
.
.
.
Ghani juga suka sama Aurent

--- CHAPTER 14 : VALDO. ---

Valdo P.O.V.

Fuck fuck fuck!

Yak sekarang, gue di bully gara-gara cewe jalang yang udah ngerusak persahabatan gue.
Anj fuck beneran sumpah gue pengen banget bunuh tuh manusia sethan!

Malam minggu ini, gue ga kemana-mana. Kemana mau pergi gaada temen juga guenya. Dan suara teriakan itu terdengar. Segera gue pergi ke tempat itu cewe jalang dan terlihat dia meringkuk di pojok kamar sambil memeluk lututnya.

"Sakit aagh", erangannya membuatku kasihan sekaligus, nafsu. Valdo, please jangan omes.

Gue pergi ke arah dia dan berlutut di depannya,
"Eh jalang, lo kenapa?" tanya gue. Bukannya menjawab erangannya semakin membesar bahkan hingga menangis tersedu-sedu.

"Rent? Rentzi?"

Gue pun menggendongnya dengan bridal style lalu membawanya ke atas tempat tidur. Lalu, gue pun menatap wajahnya menahan sakit di area ginjal.

Gue tatap wajahnya, gue singkirin rambut yang menutupi wajahnya, dan terdengar lirihan kecil darinya,
"Gue sayang elo, Ghan",
Hati gue sakit mendengarnya. Rentzi, suka sama Ghani?
Wait kenapa hati gue sakit? Bukannya gue itu suka sama Anna?

"Ghani... Valdo jahat", lirihan kecilnya membuat gue tersentak.
Apakah gue sejahat itu sehingga Rentzi pun ga suka sama gue?

****

Maap updateannya lama. Sibuk nih '3'

End of SunshineTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang