Tawa Lucas

13.9K 1.8K 305
                                        

Awas typo!!
Hai~ Uci:)







~~~~





Sekolah telah usai, sekarang Lucas tengah berada di parkiran duduk di atas motor nya. Dia sedang menerima telfon dari seseorang.




"Bagaimana? Semua sudah terkumpul?"



"...."



"Sebarkan 50 orang di sekitar kota ini untuk memata-matai dua keluarga besar yang tinggal disini"



"...."


"Bagus! carilah 200 orang lagi untuk bagain 2 mengerti?!"


"...."




Tut


Lucas mematikan sambungan telfon nya dan memasukkan ponselnya ke dalam tas, memakai helm dan langsung menancapkan gas nya keluar dari arena sekolah. Tadi dia sudah berpamitan dengan Dion dan abang nya yang lain untuk pulang lebih dulu, karena para abangnya ada latihan basket hari ini.









Brumm





Lucas tidak langsung pulang kerumahnya melainkan pergi ke tempat terpencil di tengah hutan yang terdapat rumah dari kayu yang cantik dan indah.

Lucas tidak langsung pulang kerumahnya melainkan pergi ke tempat terpencil di tengah hutan yang terdapat rumah dari kayu yang cantik dan indah

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Lucas memakirkan motornya disamping motor lain yang ada disitu, lalu masuk kedalam rumah. Bisa dilihat disitu ada banyak remaja bahkan yang lebih tua dari Lucas sedang duduk dan berbincang santai.



Semua yang ada disitu menyadari ada yang datang pun langsung menolehkan kepala mereka menatap Lucas.



"Bos sudah datang!" Seru salah satu dari mereka.


Ya, mereka semua adalah anak buah Lucas, sebenarnya masih banyak lagi tapi Lucas menugaskan mereka di setiap kota atau negara ini. Kalian pasti penasaran bagaimana Lucas mendapatkan banyak anak buah sebanyak itu? Padahal dia tidak punya waktu untuk itu. Masih rahasia guys:)



"Apa semuanya sudah beres?" Tanya Lucas dengan wajah datar.



"Sudah bos! semua sudah kita sebarkan sesuai perintah bos. Apa bos ingin kami memantau mereka dari dekat?"



"Tidak usah, tetap pada posisi masing-masing. Mengerti!" Ucap Lucas tegas.




"Mengerti bos!!" Jawab semua anak buah Lucas kompak.




"Bos setelah ini mau kemana?" Tanya salah satu anak buahnya.




"Pulang" jawab Lucas singkat.




"Hati-hati bos"



"Hm" dehem Lucas, sebagai jawaban.




Lucas berlalu keluar untuk pulang menuju rumahnya, sebelum adiknya menangis karena tidak melihatnya dirumah.






TRANSMIGRASI: ANTAGONIST NOVELCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang