Awas typo!!
Hai~ Uci:)
~~~~
Lucas sudah sampai di depan pintu mansion pukul empat pagi, setelah balapan tadi Lucas merayakan kemenangan mereka di cafe yang buka 24 jam dengan para sahabatnya Resonance.
Krieett
Derit pintu itu terdengar dan tampak lah sosok Lucas yang masih mengenakan baju tadi, Lucas mengendap endap masuk ke Mansion. Saat Lucas baru saja ingin menginjakkan kakinya di anak tangga..
"Abang?"
Deg
Lucas menegang ketika suara khas bangun tidur itu menyapa indra pendengaran nya. Lucas berbalik dengan perlahan dan bisa dia lihat bahwa itu adik bungsunya, matanya terlihat sayu saat menatap Lucas.
"Jeje, kenapa bangun dek?" Tanya Lucas dengan was-was.
"Jeje tadi haus, Jeje tulun ambil minum. Udah minum Jeje mau bobo sama abang tapi abang gak ada di kamal. Jeje tulun lagi cali abang, abang habis dali mana?" Ucap Jackson panjang lebar karena melihat Lucas dengan pakaian lain bukan piyama tadi.
"Ahh.. i-itu abang habis— Jeje udah minum nya kan? Ayo ke kamar" ucap Lucas cepat dan langsung menggendong adiknya ke kamar.
"Eungh.. Jeje ngantuk" gumam Jackson memeluk Lucas erat menyembunyikan kepalanya di ceruk leher Lucas.
Lucas membawa adiknya ke kamarnya, menurunkan adiknya di kasur. Menepuk pantat adiknya sebentar agar terlelap, tak lama Jackson sudah terlelap dengan dengkuran halus di bibirnya. Lucas beranjak untuk mengganti pakaiannya dengan piyama lalu tidur di samping adiknya lalu ikut terlelap.
~~~~
"Caisar Lucas Bramata"
"Nggak mungkin itu dia, gak mungkin dia berubah drastis seperti itu. GAK MUNGKIN!!! ARGHHHHHH!!!! GUE BENCI SAMA LO LUCAS!!!! LO PERGI TANPA PAMIT TANPA BILANG APAPUN SAMA GUE!!!! SEBENARNYA APA ARTI GUE BAGI LO!!!! GUE BENCI SAMA LO!!! GUE BENCI SAMA LO hiks dek..."
"APA SEBEGITU SUSAHNYA UNTUK TETAP TINGGAL?!!! LO SATU-SATUNYA YANG BISA BIKIN GUE LULUH DAN TERUS TERSENYUM HANYA KARENA TINGKAH LO. TAPI SEKARANG LO ALASAN GUE UNTUK BENCI SAMA SEMUA TINGKAH LO!!!"
"Gue gak akan tinggal diam setelah apa yang lo lakuin sama gue. Lo gak akan pernah hidup tenang Lucas liat aja nanti!"
~~~~
Bocah dengan rahang yang sedikit tegas itu berjalan sempoyongan, dia baru saja bangun tidur dengan keadaan yang bisa dibilang berantakan. Bocah itu berjalan sebentar dan membuka pintu kamar yang tak jauh dari kamarnya.
Cklek
Brugg
Bocah itu menjatuhkan tubuhnya di atas kasur yang saat ini ada dua orang yang sedang tertidur lelap, bocah itu menjatuhkan tubuhnya di atas remaja berpipi gembil yang masih terlelap.
Lucas merasa ada yang menimpa tubuhnya, karena itu membuatnya susah bergerak. Lucas membuka matanya perlahan, yang pertama kali Lucas lihat adalah rambut dan tepat dibawah hidungnya. Ternyata itu adik pertamanya Xiel, Lucas mengusap punggung adiknya dengan lembut lalu mengecup pucuk kepala sang adik.
KAMU SEDANG MEMBACA
TRANSMIGRASI: ANTAGONIST NOVEL
FantasiHahahaha apa ini lelucon?!! Gimana bisa gue ke dampar sampai kesini?!! Novel sialan!! ~~~~ Seorang remaja dengan sorot mata yang tajam, wajah dingin, dan rahang yang tegas sedang asyik menyayat tubuh seseorang. Ya, dialah si King Mafia pembunuh be...
